Published On: Sel, Mar 6th, 2012

Teman dipecat, Warga dan Satpam PLTU Blokir Jalan

Share This
Tags

Penulis : L Hakim

TUBAN

Satpan dan Warga saat demo di PLTU

seputartuban.com-Ratusan warga dan Satpam PLTU Tuban, gelar aksi blokir jalan di depan pintu masuk lokasi, Desa Wadung Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. pemblokiran jalan ini dilakukan para demonstan sebagai bentuk aksi solidaritan terhadap teman mereka yang dipecat oleh pihak perusahaan.

Menurut Suwarno (35), kordinator aksi mengatakan, aksi ini merupakan puncak kekesalan para Satpam terhadap pihak perusahaan dalam hal ini Mr Qi selaku manager satpam PLTU, yang tindakanya dianggap smena-mena dan arogan. Manager juga dianggap telah membuat kebijakan yang dinilai sangan merugikan para Satpam, seperti denda terhadap para satpam yang mencapai ratusan ribu rupaih.

” aksi kami ini sengja kami gelar karena kami kesal dengan Mr Qi Ying Chun,  Manager Satpam PLTU yang bertindak semena-mena, karena telah memecat dua teman kami yang bekerja sebagai satpam, selain itu kebijakan dan peraturanya yang keterlaluan seperti mendenda kami yang merokok dilingkungan sampai ratusan ribu ribu”. Kata suwarno.

Adapun dua pekerja yang dipecat adalah Heru Dwi Cahyono (21) dan Darmawan (28) keduanya adalah warga Desa Beji, Kec. Jenu, Tuban  yang bekerja sebagai satpam di PLTU. Kedua pekerja ini di pecat karena sebab yang tak jelas.”kami menuntut pemecatan teman kami yang kami nilai tak wajat karena pihak perusahaan tak member penjelasan atas pemecatan mereka”. Jelas suwarno.

Sementara itu para demonstran mengancam jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, mengancam akan tetap memblokir jalan serta mengerahkan masa lebih banyak, akibat kejadian ini ratusan pekerja, puluhan kendaraan dan truk yang akan masuk atau keluar  lokasi sempat terkendala hingga beberapa jam.

Aksi sempat menjadi tegang, ketika beberapa pekerja asing akan keluar dari lokasi karena sempat mendapat penghadangan dari pendemo dan mengatakan tidak boleh keluar sampai tuntutanya dipenuhi.  Beruntung aksi ini tidak berubah menjadi anarkis karena kesigapan petugas kepolisian.

Akhirnya, RDW Manurung, Manajer  PLTU Tanjung awar-awar menemui pendemo bersama Mr. Qi Ying Chun, dan menegaskan akan memecat manager dari asing tersebut, “kami akan merealisasaikan tuntutan kalian semua, dan kami akan memecatnya sekarang, dan kami juga akan memulangkan dia hari ini juga”, tegasnya disambut sorak pendemo.

Facebook Comments

About the Author