Published On: Jum, Jun 19th, 2015

Telur Buras Meroket, Telur Ayam Kampung Raib

TUBAN

TELUR BURAS: Sriyatun tengah melakukan transaksi dengan pemebli di stan miliknya yang berada di Pasar Baru Tuban, Jumat (19/06/2015) pagi.

TELUR BURAS: Sriyatun tengah melakukan transaksi dengan pemebli di stan miliknya yang berada di Pasar Baru Tuban, Jumat (19/06/2015) pagi.

seputartuban.com–Hari pertama dan kedua pelaksanaan puasa ramadhan kali ini ditandai dua fenomena berbeda pada komoditas telur di Pasar Baru Tuban.

Jika telur ayam kampung seperti hilang dari pasaran, tidak demikian dengan telur buras (bukan ras) yang harganya terus meroket.

Sriyatun, salah seorang pemilik lapak sayur di Pasar Baru Tuban, mengatakan saat ini harga telur ayam buram tembus Rp 21.000 per kilo dari sebelumnya Rp 18.000.

“Tingginyua permintaan pembeli menyebabkan harga telur buras terus naik. Sudah empat hari ini harga dari distributor terus naik,” ungkap perempuan asal Kelurahan Kingking ini saat ditemui di lapaknya dalam Pasar Baru Tuban, Jumat (19/06/2015) pagi.

Sriyatun menjelaskan, kenaikan harga telur buras dan sejumlah komoditas pokok lainnya merupakan mekanisme pasar yang sudah jamak. Terutama pada saat momen ramadhan dan Idul Fitri seperti sekarang ini.

“Kenaikan harga ini sudah tidak asing lagi. Tahun sebelumnya juga mengalami hal sama,” ibu Sulastri, pemilik lapak sayur lainnya di Pasar Baru Tuban, ditemui terpisah.

Sementara untuk telur ayam kampung justeru menjadi langka. Padahal permintaan juga sedang tinggi-tingginya.

“Telur ayam kampung untuk saat ini tidak ada, Mas. Sudah sulit nyarinya,” tutur Sulastri.

Menurut dia, di Pasar Baru Tuban maupun pasar tradisonal lain sudah hampir tidak dapat dijumpai telur ayam kampung.

Selain tidak ada distributor yang menyuplai, masyarakat yang memiliki ayam kampung enggan menjualnya di pasar. Mereka lebih suka menjual kepada tukang jamu karena harganya jauh lebih mahal ketimbang dibawa ke pasar.

Dikatakan, naiknya harga varitas telur tersebut sebelumnya sudah didahului melonjaknya harga komoditas daging. Harga daging ayam sudah naik sejak dua minggu sebelum pelaksanaan puasa ramadhan.

Pada sisi lain harga komoditas sayur mayur masih stabil. Seperti harga untuk bawang merah RP22.000, bawang putih Rp 18.000, tomat Rp 4.800, wortel Rp6.000, kentang Rp9.000 dan kubis Rp 5,400. Harga tersebut berlaku untuk pemebelian satu kilogram. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author