Published On: Kam, Mei 26th, 2016

Target Serapan Bulog Divre II 117 Ton Beras Capai 40 Persen

TUBAN

seputartuban.com – Tahun 2016 Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Sub Divre) III, Tuban, Bojonegoro, Lamongan ditargetkan menyerap 117 ribu ton beras. Jumlah tersebut naik 15 ribu ton dibanding tahun lalu yang sebesar 102 ribu ton per tahun.

ilustrasi/antaranews

ilustrasi/antaranews

Kepala Bulog Sub Drive III, Tuban Bojonegoro Lamongan, Efdal Marlius S, selasa (24/5/2016) menjelaskan hingga 24 Mei 2016, penyerapan yang dilakukan mencapai 40,7 persen atau sekitar 48 ribu ton gabah.

Diketahui, dasar penugasan Bulog untuk membeli beras atau gabah adalah Inpres Nomor 05 tahun 2015. Sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP), gabah kering giling senilai Rp. 4.650 per Kg. Sedangkan beras masyarakat seharga Rp. 7.300 per Kg. Dari 3 kabupaten, serapan terbesar berada di Kabupaten Bojonegoro sebesar 40 persen dari total serapan. Sedangkan untuk Kabupaten Lamongan dan Tuban, serapannya masih dibawah 40 persen.

Kendala penyerapan saat ini masa panen dibeberapa daerah sudah selesai. “Saat ini panen mulai berkurang karena sudah melewati puncaknya, hal demikian biasa menjadi kendala,” lanjut Efdal.

Meskipun masa panen di beberapa daerah sudah melewati puncaknya, Bulog tetap optimis mampu menyerap gabah hingga 1.000 ton tiap hari. Kemampuan tersebut menurutnya tidak lepas dari kerjasama Bulog dengan berbagai pihak. “Kami sudah bersinergi dengan Dinas Pertanian, kelompok tani, dan gabungan kelompok tani yang didukung TNI, serta pihak terkait lainya,” jelasnya.

Bulog juga menyerap gabah petani untuk target stok pangan nasional. Dimana stok beras atau gabah bisa dikirim ke daerah lain yang membutuhkan. Stok beras di gudang Bulog hingga kini masih mampu mendistribusikan beras untuk 7 bulan kedepan. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author