Published On: Rab, Des 17th, 2014

Target Pendapatan PBB-P2 Tuban 2014 Capai 99 Persen

Share This
Tags

TUBAN

PENGHARGAAN : Wabup saat memberikan piagam kepada aparatur pemerintah pemungut pajak

PENGHARGAAN : Wabup saat memberikan piagam kepada aparatur pemerintah pemungut pajak

seputartuban.com – Pendapatan daerah Kabupaten Tuban 2014 dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sudah mencapai 99,13 persen dari target yang telah ditentukan sebesar Rp. 21.636.104.396. Terhitung hingga 30 November 2014 pungutan yang telah diterima sebanyak Rp. 21.448.160.890,95.

Pemerintah Kabupaten Tuban memberikan piagam penghargaan kepada Camat maupun Kades yang mampu menghasilkan pungutan PBB-P2 dalam jumlah besar serta paling cepat lunas dari tanggungan yang harus disetorkan ke kas daerah.

Kategori I dengan baku Rp. 1 milyar adalah Kecamatan Kenduruan, Kecamatan Bangilan, Kecamatan Bancar, Kecamatan Rengel, Kecamatan Senori. Kategori II dengan Baku diatas Rp. 1 milyar adalah Kecamatan Plumpang.

Kategori 1 desa baku sampai Rp. 50 juta adalah Desa Bulumeduro Kecamatan Bancar, Desa Kenanti Kecamatan Tambakboyo dan Desa Wonosari Kecamatan Senori. Kategori II desa dengan baku Rp. 50 Juta sampai dengan Rp. 100 juta adalah Desa Banjaragung Kecamatan Rengel, Desa Ngandong Kecamatan Grabagan, Desa Sumberejo Kecamatan Widang.

Sedangkan kategori III desa dengan baku diatas Rp. 100 juta rupiah adalah Desa Rengel Kecamatan Rengel, Desa Sidoharjo Kecamatan Senori dan Kelurahan Kinking Kecamatan Tuban. Sedangkan wilayah yang belum melakukan pelunasan penuh adalah Kecamatan Tuban, Kecamatan Semanding dan Kecamatan Jenu.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein dalam acara Evaluasi dan Penyerahan Intensif PBB-P2 di Pendopo Kridho Manunggal Pemkab Tuban, Selasa (16/12/2014) berharap tutup tahun anggaran 2014 ini semua tunggakan pajak sudah terselesaikan. “Diharapkan sisa waktu 2 minggu dapat lunas 100 persen dengan melakukan pemungutan dilapangan,” harapnya.

Lebih lanjut menurut Wabub, saat ini masih diperlukan evaluasi untuk penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) bangunan. “Aparat daerah dan desa dapat menjadi motor penggerak suksesnya pelaksanaan pengelolaan PBB-P2 di Kabupaten Tuban sekaligus dapat menjadi teladan dan panutan dalam pembayaran pajak daerah khususnya PBB-P2. Dengan cara membayar sebelum jatuh tempo, sehingga mampu memacu dan meningkatkan kesadaran masyarakat wajib pajak,” ungkap Wabup dihadapan Camat, Kades dan Lurah se-Kab. Tuban ini.

Dengan berlakunya UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak daerah dan retribusi daerah, Kabupaten Tuban telah menindaklanjuti dengan terbitnya Perda nomor 5 Tahun 2011 tentang pajak daerah yang berlaku sejak tanggal ditetapkan yaitu 19 agustus 2011 dan Perda nomor 4 Tahun 2012 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang ditetapkan pada tanggal 27 april 2012 dan mulai berlaku pada tanggal 1 januari 2013. Tahun 2014 ini merupakan tahun ke-2 Pemkab Tuban PBB-P2 dengan total sebanyak 665.571 obyek pajak.

PBB-P2 akan menjadi sumber penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) cukup bersar. Terlebih dengan berlakunya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa dan PP nomor 43 tahun 2014 yang mengatur sumber-sumber pendapatan desa.

Untuk menggiatkan para aparatur pemerintah, Pemkab Tuban menaikkan reward bagi Kades dan Lurah yang semula per-poin bernilai Rp. 75 ribu menjadi Rp. 100 ribu. Camat semula Rp. 100 ribu menjadi Rp. 150 ribu. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author