Published On: Kam, Sep 10th, 2015

Tangkal Pencurian Semen Curah PT SI Gandeng Warga Ring

MERAKURAK

CEGAH PECURIAN: Narasumber dari Binmas Polres Tuban saat memberikan materi hukum kepada warga ring  dalam sosialisasi yang dilaksanakan di Cargo Semen Gresik PT SI Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak,  Kamis (10/09/2015) pagi.

CEGAH PECURIAN: Narasumber dari Binmas Polres Tuban saat memberikan materi hukum kepada warga ring dalam sosialisasi yang dilaksanakan di Cargo Semen Gresik PT SI Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak,
Kamis (10/09/2015) pagi.

seputartuban.com-Maraknya pencurian semen curah direspon PT Semen Indonesia (PT SI) dengan menggelar sosialisasi melek hukum kepada warga ring atau sekitar perusahaan, Kamis (10/09/2015) pagi.

Forum ini sekaligus sebagai upaya mengantisipasi tindak kriminal lain di lingkungan obyek vital perusahaan, dan menjadikan warga ring sebagai garda paling depan.

Kepala Bagian Humas dan CSR PT SI, Wahyu Darmawan, mengatakan melihat sering terjadinya pencurian semen curah dari truk pengangkut dipandang perlu ada penanganan.

“Kita akan intensif memberikan sosialisasi hukum terhadap warga ring, sopir dan juga pemilik armada terkait sering terjadinya pencurian semen curah,” kata Wahyu Darmawan dalam cara yang digelar di Cargo Semen Gresik PT SI Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, hasil kerjasama dengan tim satgas forum group diskusi (FGD) Polres Tuban.

Wahyu menjelaskan, semen curah yang selama ini dianggap sisa dan tidak ada yang memiliki itu salah. Sebab semen curah yang tersisa di kendaraan itu masih menjadi milik perusahaan.

 GARDA DEPAN: Warga ring PT SI saat mengikuti sosialisasi melek hukum di Cargo Semen Gresik PT SI  Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Kamis (10/09/2015) pagi.


GARDA DEPAN: Warga ring PT SI saat mengikuti sosialisasi melek hukum di Cargo Semen Gresik PT SI Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Kamis (10/09/2015) pagi.

“Dari data yang kita terima dan setelah dilakukan kajian ternyata banyak kejadian pencurian semen curah tersebut,” kata dia.

Menurut Wahyu, sosialisasi melek hukum itu secara berantai juga akan disasar pada titik wilayah lain yang dianggap rawan kriminalitas,

“Kita berharap setelah ini tidak ada lagi kejadian pencurian semen curah. Jika nanti masih ada kejadian serupa maka perusahaan akan menindak tegas sesuai dengan peraturan yang ada. Juga akan

memberikan sanksi terhadap pemilik armada dengan memutus kontrak dan dibawwa ke ranah hukum,” ungkap dia.

Sosialisasi itu sendiri selain dihadiri warga ring juga sopir truk dan pemilik dan Muspika Kecamatan Merakurak. Sementara narasumber dari Binmas Polres Tuban serta Kabiro Keamanan PT SI Kol Inf Suratin.  MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author