Published On: Jum, Jan 9th, 2015

Tangkal Banjir Bandang Dinas PU Tuban Skenario Cekdam

TUBAN

SKENARIO CEKDAM: Salah satu wilayah di Kabupaten Tuban yang setiap tahun rutin direndam banjir bandang.

SKENARIO CEKDAM: Salah satu wilayah di Kabupaten Tuban yang setiap tahun rutin direndam banjir bandang.

seputartubantuban.com-Guna mengantisipasi banjir bandang tahunan, Dinas PU Kabupaten Tuban tengah menyusun skenario pembangunan fasilitas cekdam.

Kepala Bidang Pengairan Dinas PU Kabupaten Tuban, Budi Hartono, mengatakan akan segera membangun sebanyak tiga cekdam di wilayah perbukitan.

“Ini adalah langkah penanggulangan banjir yang berfungsi untuk menghambat laju air,” kata dia, Jumat (08/12/2015) siang.

Budi menjelaskan, pembangunan cekdam tahap awal sebagai trial telah dilaksanakan di lereng perbukitan Desa Tuwiri Wetan Kecamatan Merakurak tahun 2014 kemarin. Sementara untuk tahun 2015  ini akan dibangun lagi dua cekdam.

Menurut dia, selama ini penanganan banjir lebih banyak pada langkah tindakan dan penyelamatan terhadap korban saat peristiwa itu terjadi. Sedangkan tindakan pencegahan serta antisipasi banjir belum dilakukan dengan maksimal.

“Langkah penyelamatan terhadap korban banjir memang paling utama. Namun pemikiran dalam penyikapan peristiwa yang terjadi tidak boleh dihilangkan. Sebab bila tidak ada tindakan pengamanan secara konkrit, otomatis permasalahan banjir tidak akan pernah selesai,” tutur Budi.

Dengan pembangunan cekdam tersebut, Dinas PU berharap selain mampu mengendalikan banjir juga dapat bermanfat bagi masyarakat ketika musim kemarau tiba. Yakni sebagai tandon air.

Hanya saja, sambung dia, saat ini realisasi pembangunannya belum bisa dilaksanakan karena masih tingginya intensitas curah hujan yang hampir tiap hari mengguyur wilayah Kabupaten Tuban.

“Kami khawatir bangunan yang belum selesai dikerjakan akan rusak diterjang banjir,” katanya beragumentasi.

Ia menambahkan, penyebab utama banjir adalah akibat minimnya daerah resapan sehingga membuat tingginya volume air dari hulu tak terkendali mengalir ke daerah rendah.

Budi berharap, selepas pengerjaan pembangunan cekdam tersebut pada musim hujan air tidak menimbulkan masalah besar.

“Dan sebaliknya pada musim kemarau tidak terjadi kekeringan atau kekurangan air karena sudah dapat di kendalikan,” tandas Budi. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author