Published On: Kam, Des 19th, 2013

Tanggul Widang Rawan Jebol, Warga Jaga 24 Jam

Share This
Tags

WIDANG

seputartuban.com – Tanggul bengawan solo di Kecamatan Widang yang pernah jebol 6 tahun lalu, kondisinya saat ini sudah kritis. Karena sudah terjadi kebocoran sehingga sangat rawan jebol, kondisi ini mulai membuat warga resah. Karena khawatir banjir meluas seperti pada tahun 2008 lalu.

Tanggul bengawan solo rawan jebol

WARGA RESAH : Inilah titik rembesan air diseberang tanggul sungai bengawan solo yang rawan jebol

Tanggul di Dusun Brao, Desa Tegalrejo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban ini kondisinya sudah mengkhawatirkan. Di dasar tanggul tersebut diduga tanahnya tergerus air sungai bengawan solo seiring meninkatnya debit air.

Sehingga membuat bawah tanggul berlubang, sehingga air masuk ke persawahan warga melalui rongga tanah. Di lahan persawahan warga, tampak jelas kondisi air sungai bengawan solo lebih tinggi dan tidak seimbang dari pada dataran dibalik tanggul atau pemukiman warga.

Oleh warga air yang mengalir dari bawah tanggul dan muncul ke permukaan sawah warga ini di beri tanda tiang bambu. Bahkan di sawah bekas lokasi jebolnya tanggul sungai bengawan solo ini muncul dua titik bocor. Selain di Desa Tegal Rejo, titik lain berjumlah belasan lokasi kebocoran juga muncul di Desa Simorejo.

Menurut Kepala Desa Simorejo, Tohir, Kamis (19/12/2013) mengatakan bocornya tanggul sungai bengawan solo di desanya tersebut terjadi sejak dua hari terakhir. Seiring naiknya debit air sungai bengawan solo dari hulu sungai.

Skibatnya tanggul sungai yang saat ini kondisinya sudah kritis tersebut rawan terjadi jebol. Jika sudah jebol, maka bencana banjir besar akan kembali menghantui ribuan warga dibelasan desa Kecamatan Widang. “ini bocor, rawan jebol. Karena kondisinya sudah sangat kritis,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan di Desa Simo Rejo ini.  Telah dibangun posko bengawan solo yang dijaga warga secara bergantian. Untuk memantau kondisi tanggul yang bocor agar sewaktu waktu ada kejadian warga segera tahu.

Kades berharap pemerintah pusat segera memperbaiki kondisi tanggul sungai bengawan solo yang saat ini sudah sangat kritis. Jika dibiarkan maka bencana banjir akan kembali terjadi seperti yang pernah terjadi pada awal tahun 2008 lalu yang melumpuhkan aktivitas serta merugikan warga. (pit)

Facebook Comments

About the Author