Published On: Jum, Mei 17th, 2013

Tanah Pertamina EP Disoal Warga Senori

Share This
Tags

TUBAN

Hearing tanah pertamina

DISOAL WARGA : Suasana hearing di ruang paripurna DPRD Tuban tentang sengketa tanah Pertamina EP dengan warga

seputartuban.com – Tanah yang dipakai lahan PT Pertamina EP di kawasan Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban disaol warga. Sengketa ini dimediasikan oleh Komisi A, di ruang paripurna DPRD Tuban, Kamis (16/05/2013).

Diduga Pertamina EP Blok Cepu, caplok tanah warga. Hal tersebut disampaikan Nur Kholis,  yang mengaku pemilik tanah. Dengan sertifikat petok No. 584 atas nama Maschuri di blok persil 52 dengan luas 800 meter persegi dan 900 persegi. Telah dibeli Abdul Aziz, bapaknya Nur Kholis . Hal juga ini sesuai buku petok C desa sejak 03/08/1977. Tanah tersebut berada di Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.

Menurutnya, tanah sebagaian tanah milik Nur Kholis seluas 6 X 30 Meter di duga masuk dalam peta tanah negara yang di kuasi Pertamina EP. Padahal dirinya sudah memiliki bukti berupa surat petok C dari desa yang sah. “Saya memiliki bukti yang sah kepeilikan tanah. Namun anehnya pertamina juga mengaku juga memiliki bukti kepemilikan tanah berdasarkan peta belanda,” ungkapnya.

Asisten Manager LR, Pertamina EP Blok Cepu, M. Aris. W saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, pihaknya sudah memiliki bukti surat penggunaan tanah negara. Yang sudah dikuasai sejak tahun 1953. Selain itu, berdasarkan peta belanda, wilayah tanah yang sengketa masih masuk dalam perusahaanya. Sehingga pihaknya tetap menggunakan tanah tersebut.

Selain itu, tanah sengketa merupakan aset turun temurun. Dari kekuasaan Belanda yang dialanjutkan pada masa Jepang. Selanjutnya diserahkan kepada BP Migas dan sampai ke Pertamina EP dengan sertifikat Tanah Negara hak pakai sejak Tahun 1958. “Silahkan langsung saja ke tim saya. Kita ikuti saja arus saja, ” unkapnya enggan berkomentar banyak.

Dalam hearing ini belum membuahkan hasil. Dan akan diagendakan pertemuan serupa pada bulan depan minggu pertama. Hadir dalam hearing ini Ketua Komisi A DPRD Tuban, Agung Supriyanto. Dan 4 anggotanya yakni Cipto, Ali As’adi, Dody fakhrudin serta Abu Cholifah.

Selain itu sejumlah instansi juga didatangkan alam hearing ini. Diantaranya perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tuban. Pemerintah Kecamatan Senori dan Desa. Kapolsek Senori dan warga yang menyoal status tanah. (han)

Facebook Comments

About the Author

Videos