Published On: Rab, Feb 3rd, 2016

Tanah Bengkok Masuk APBDes Baru Untuk Perangkat Desa

TUBAN

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa dan KB, Mahmudi

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa dan KB, Mahmudi

seputartuban.com – Hidup perangkat desa dan Kepala Desa (Kades) nampaknya akan semakin sejahtera. Karena selain mendapatkan kenaikan hingga Rp. 1,5 juta dan Rp. 2,5 juta, mereka tetap akan menikmati hasil tanah bengkok desa.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa dan Keluarga Berencana (Bapemas, Pemdes dan KB) Kabupaten Tuban, Mahmudi, mengatakan tanah bengkok tetap sebagai pendapatan asli desa (PADes) dan digunakan meningkatkan kesejahteraan aparat desa. “Tanah bengkok difungsikan sebagai kesejahteraan Kades dan perangkatnya,” katanya, Selasa (2/2/2016).

Penggunaan hasil pengelolaan tanah bengkok, sudah diatur dalam (Perbup) No 64 tahun 2015 tentang pengelolaan tanah bengkok. Yakni tanah bengkok dikelola desa dengan mekanisme kerjasama desa. Hasil pengelolaan itu masuk dalam APBDesa sebagai PADes.

Diharapkan dengan kenaikan tunjangan aparat desa ditambah hasil aset desa itu dapat meningkatkan kinerja lebih baik. “Jadi nantinya hasil pengelolaan tanah bengkok digunakan sebagai tunjangan kades dan perangkatnya. Dengan harapan agar kinerja mereka lebih baik,” ungkapnya.

Diketahui, sebagian besar Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Tuban tidak mengelola tanah bengkok melalui APBDes. Karena masing-masing perangkat desa maupun Kades langsung menggunakan tanah tersebut sebagai lahan garapan pertanian. USUL PUJIONO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author