Published On: Sel, Mei 5th, 2015

Tahapan Pilkada Tuban 2015 Terganjal Anggaran

TUBAN

pilkadaseputartuban.com-Tahapan Pilkada Tuban 2015 yang kini memasuki seleksi calon anggota pantita pemilihan kecamatan (PPK) justeru membuat penggawa KPUD sport jantung, karena bisa saja tak berjalan sesuai rencana.

Pemicunya, karena hingga sejauh ini anggaran untuk pelaksanaan suksesi lima tahunan dengan agenda pemilihan bupati dan wakil bupati, sebesar Rp 27,5 miliar dari total Rp 40 miliar belum sampai ke KPUD Tuban.

Ketua KPUD TUban, Kasmuri, mengatakan meski saat ini masih belum membutuhkan anggaran yang besar, namun jika ongkos pilkada itu turunnya lambat dipastikan akan menghambat proses tahapan berikutnya.

“Jika anggaran tersebut masih belum cair, maka tidak menutup kemungkinan tahapan dalam Pilkada Tuban akan terhambat,” iuturKasmuri, Selasa (05/05,2015) siang.

KASMURI: Jika anggaran tersebut masih belum cair, maka tidak menutup kemungkinan tahapan dalam Pilkada Tuban akan terhambat.

KASMURI: Jika anggaran tersebut masih belum cair, maka tidak menutup kemungkinan tahapan dalam Pilkada Tuban akan terhambat.

Berkaitan persoalan tersebut, KPUD Tuban berusaha semaksimal mungkin melaksanakan kegiatan tanpa berbasis anggaran. Sementara untuk kebutuhan pelaksanaan seleksi PPK menggunakan anggaran operasional dari APBN, mengingat dana hibah dari APBD masih dalam proses.

“Kita masih menunggu proses penanda tanganan nota perjanjian hibah daerah (NPHD). Setelah itu anggaran pilkada baru bisa dicairkan,” tandas dia.

Kasmuri menjelaskan, setelah melaksanakan seleksi PPK selanjutnya KPUD akan menggelar seleksi panitia pemungutan suara (PPS). Tahapan ini membutuhkan anggaran yang sangat besar.

“Tahapan-tahapan pilkada bisa berjalan dengan lancar dan kebutuhan KPUD terpenuhi apabila anggarannya bisa segera cair,” terang Kasmuri.

Sedangkan plt Sekda Tuban, Budi Wiyana, menjelaskan sebenarnya anggaran pilkada sudah tersedia. Hanya saja, pencairannya harus didahului dengan penandatanganan NPHD antara Pemkab Tuban dengan KPUD.

“Dokumen NPHD kemarin masih dikoreksi KPU. Kalau sudah final dan ditandatangani KPU bisa langsung mengajukan pencairannya,” ujar Budi Wiyana dihubungi terpisah.

Dia menjelaskan, dana hibah yang diberikan Pemkab kepada KPU untuk pelaksanaan Pilkada Tuban 2015 sebesar Rp 27,5 miliar.

Namun anggaran tersebut belum termasuk dana pengamanan dan panitia pengawas sebanyak Rp 12,5 miliar.

Dengan begitu total APBD 2015 yang akan disedot untuk ongkos gelaran pilkada sebesar Rp 40 miliar. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author