Published On: Sab, Mar 2nd, 2013

Tabrak Warga Hingga Terbelah, Dump Truck Dibakar

Share This
Tags

Penulis : Hanafi

MERAKURAK

Api dapat dipadamkan 3 mobil pemadam kebakaran

Api dapat dipadamkan 3 mobil pemadam kebakaran

seputartuban.com – Kendaraan Dum Truck Nopol B 9190 XAZ pengangkut bahan baku semen PT Semen Indonesia yang menewaskan seorang warga dibakar massa, Sabtu (02/03/2013). Dum truck tersebut dikemudian oleh Sumantri (56) warga Kelurahan Kapas Baru Gg X, No .118. Surabaya.

Amuk massa dipicu karena korban meninggal dunia karena ditabrak dan terseret dump truck. Dalam kejadian laka lantas yang terjadi kawasan Cargo, PT. Semen Indonesia, Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Kejadian Laka Lantas ini menewaskan Hadi (35) warga Desa Tlogowaru. RT.1/ RW. 1, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Tewas dilokasi kejadian karena tubuhnya terbelah jadi 2. Setelah terlindas dan terseret dump truck.

Saat kejadian, korban sedang memboncengkan Alif (50), warga Desa Ploso, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Akibat kejadian ini mengalami luka berat kakinya hingga nyaris putus.

Warga yang mengetahui kejadian ini geram, sehingga melampiaskan kemarahanya dengan membakar dump truck. Akibatnya bagian kabin dan mesin truck rusak berat akibat terlalap api. Setelah kejadian kebakaran hampir mengahanguskan seisi kabin, 3 buah Mobil Pemadam Kebakaran (MPK) datang. 2 MPK dari Pemkab Tuban dan 1 lainnya MPK milik PT Semen Indonesia.

Sopir truck yang sudah ditetapkan tersangka dalam laka lantas tersebut sudah diamankan di Mapolres Tuban. Untuk menjalani penyidikan atas kejadian laka lantas yang mengakibatkan 1 korban jiwa tersebut. Sedangkan untuk pelaku pembakaran dum truck hingga kini masih belum diketahui. Karena, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Dari informasi warga di lokasi kejadian, pelaku pembakaran berjumlah 2 orang. Salah satunya, memiliki ciri-ciri badan tegap, gemuk, tingi kurang lebih 170 Cm. Diduga pelaku berada dilokasi kejadian, saat peristiwa ini terjadi. Lebih lanjut menurut warga, setelah melakukan aksi keduanya melarikan diri kearah selatan.

Kapolres Tuban, AKBP Awang Joko Rumitro, saat dikonfirmasi dilokasi kejadian mengatakan bahwa, piaknya akan terus mengusut tuntas kasus ini. Meskipun berawal dari laka lantas, pelaku pembakaran akan tetap diperiksa Polisi. “Saya tidak ingin massa anarkis. Saya berjanji akan memproses pembakaran ini, agar yang lainnya tidak anarkis, ” tegasnya.

Facebook Comments

About the Author