Published On: Kam, Agu 29th, 2013

Surat Suara Pilgub Bergambar Camat Parengan

Share This
Tags

PARENGAN

seputartuban.com – Pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3, Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Kamis (29/08/2013) ditemukan gambar Camat Parengan di surat suara.

KAGET : Petugas KPPS di TPS 3 Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan saat menemukan surat suara yang bergambar Camat Parengan, Didik Purwanto

KAGET : Petugas KPPS di TPS 3 Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan saat menemukan surat suara yang bergambar Camat Parengan, Didik Purwanto

Kejadian ini diketahui petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) saat melakukan penghitungan suara. Saat salah satu panitia membuka lembar surat suara diketahui gambar camat parengan, Didik Purwanto sedang menempel. Temuan kedua, posisinya gambar Camat Parengan yang memakai baju linmas tersebut tidak menempel, namun diselipkan dalam lipatan surat suara.

Kedua gambar ini gambarnya sama persis dan bertuliskan “njago petinggi ora dadi coblos iki wae……!!!!” (mencalonkan Kepala Desa tidak jadi coblos ini saja). Diduga warga yang melakukanya lantaran kesal, kandidat terpilih dalam Pilkades (15/07/2013) hingga saat ini tidak dilantik Bupati Tuban.  Selain itu, hingga saat ini masih memanas soal penolakan warga atas penunjukan Penanggung Jawab Sementara (PJs) Kades Sukorejo.

Ketua KPPS, Sodikin saat dikonfirmasi dilokasi coblosan mengatakan dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) 479 suara, yang menggunakan hak pilihnya hanya 170 suara. Dengan perolehan nomor urut 1 mendapatkan 70 suara, nomor urut 2 mendapatkan 6 suara, nomor urut 3 memperoleh 16 suara serta nomor urut 4 mendapatkan 70 suara.

Stiker Camat Parengan

Inilah gambar Camat Parengan, Didik Purwanto di surat suara di TPS 3 Desa Sukorejo

Disoal keberadaan stiker bergambar camat, Sodikin membenarkan jika pihaknya menemukan gambar tersebut ketika melakukan penghitungan suara. “Kalau setiker itu bentuk kekecewaan terhadap kebijakan yang ada, mungkin seperti itu. Saya tidak berurusan dengan hal itu. Di surat suara ditempel, yang satu tidak sampai lekat sehingga bisa dilepas. Saksi kami menyatakan tidak sah,” tegasnya.

Sementara itu, nampaknya Pemilukada Jatim di desa ini, masyarakatnya banyak yang tidak hadir ke TPS. Dari DPT sebanyak 3.557 pemilih, sedangkan yang menyalurkan suaranya 1.170 pemilih. Dengan rincian 1.025 suara sah, dan 45 suara tidak sah. Dengan perolehan kandidat nomor 1 mendapatkan 400 suara, nomor 2 mendapatkan 45 suara, nomor 3 mendapatkan 157 suara dan nomor urut 4 mendapatkan 423 suara. (min)

Facebook Comments

About the Author