Published On: Sen, Jan 25th, 2016

Sudah 3 Bulan PAW NasDem Masih “Gelap”

TUBAN

paw NASDEM 2seputartuban.com – Sudah 3 bulan proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Tuban dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) masih gelap. Pasalnya hingga saat ini  DPC belum mengajukan siapa pengganti anggota baru ke pimpinan DPRD Tuban.

Ketua DPRD Tuban, M. Miyadi mengatakan hingga saat ini pihaknya masih belum menerima pengusulan PAW. “Kita masih belum menerima pengajuan dari Nasdem sehingga belum kita proses,” katanya, Senin (25/1/2016).

Ketua DPC NasDem Tuban, Sumantri menjelaskan pihaknya masih melakukan proses internal partai. Pasalnya mekanisme partai harus dilalui dan prosesnya butuh waktu. “Kita masih lakukan proses di internal partai sesuai dengan mekanisme yang ada,” jelasnya.

Sumantri juga tidak dapat menyampaikan dengan jelas siapa pengganti yang akan diajukan. Namun dia mengatakan bahwa jika proses internal telah selesai akan segera diajukan. “Kita belum bisa tentukan waktunya, tetapi bila sudah siap akan segera diajukan ke DPRD,” tegasnya.

Terpisah, Divisi Hukum, SDM dan Pengawasan KPU Tuban, Fathul Iksan mengaku sudah ada pihak DPC NasDem melakukan koordinasi terkait mekainisme dan syarat PAW.  Sesuai prosedur, partai mengajukan ke pimpinan DPRD. Kemudian pimpinan dewan meminta nama penggantinya ke KPU Kab. Tuban. Sehingga pihaknya akan memberikan nama calon penganti sesuai dengan aturan yang ada. “Kita masih belum menerima surat permohonan nama calon penganti dari DPRD Tuban,” ujar Iksan.

Diketahui, Edista Sakti Aprilian, anggota DPRD Tuban dari Partai Nasdem meninggal dunia karena sakit pada Sabtu (7/11/2015). Sehingga harus dilakukan PAW dan penggantinya adalah Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang memperoleh suara terbanyak dibawahnya.

Sesuai dengan hasil perolehan suara yang ada di Dapil 4 (Kecamatan Kenduruan, Bangilan, Senori, Singgahan dan Parengan) suara terbanyak nomor 2 diperoleh Ilham Azka dengan jumlah suara 919. Sehingga sesuai dengan aturan ia yang berhak menggantikan kedudukan dari Edista. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author