Published On: Sen, Mei 12th, 2014

Soal Pedofilia Bangilan Polisi dan Pemkab Sama-sama Salah

TUBAN

NUNUK FAUZIAH: Polisi dan pemkab ssama-sama salah.

NUNUK FAUZIAH: Polisi dan pemkab ssama-sama salah.

seputartuban.com- Pelecehan seksual yang dilakukan HS, Kasek SDN Bangilan, terhadap siswi kelas 6 di sekolah itu terus disorot. Salah satunya Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR) Tuban. LSM besutan Nunuk Fauziah itu menganggap bahwa penyelesaian kasus seharusnya sampai tuntas dan tidak setengah-setengah.

Sebab ulah predator pedofilia itu telah membuat gejolak masyarakat yang luar biasa di tengah masyarakat. Sehingga dalam penanganannya harus itu sendiri harus tuntas. Menurut Nunuk, penyelesaian kasus pencabulan di lingkungan sekolah itu menajdi tanggung jawab tiga pihak. Yakni pemerintah mulai kabupaten sampai desa, keluarga korban sendiri dan polisi.

“Tidak bisa hanya menyalahkan polisi saja, tapi unsur kecamatan sampai desa harus berperan aktif. Khusus untuk polisi harus jemput bola atas kasus itu. Jangan hanya menunggu laporan, ” kata Nunuk (12/05/2014).

Dia menjelaskan, unsur ungkap kasus tersebut tergantung empat faktor. Di antaranya pengetahuan tentang hukum oleh keluarga yang minim mengakibatkan buta akan prosedur yang berlaku. Ketakutan korban akan dipublikasikan oleh media, membuat kasus mudah dihilangkan tanpa kejelasan. Intimidasi pelaku kejahatan kepada korban, mengakibatkan korban takut untuk melapor dan biaya pelaporan dan kasus yang terkadang ditakutkan korban yang menyebabkan kasus terhenti tanpa cerita.

Dalam kasus ini, sesuai UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan UU 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pemerintah kabupaten Tuban berkewajiban utama membantu kasus pedofilia itu.

“Unsur pemerintah dan jajaran yang bertanggung jawab mendampingi korban. Seperti Dinsos, Bapemmas dan camat. Yang jelas pemerintah salah polisi juga salah,” tandas Nunuk.  HANAFI

Facebook Comments

About the Author