Published On: Sel, Mei 13th, 2014

SMA Dominasi Pemburu Lowongan Kerja

TUBAN

TAK SEIMBANG: Antara pemburu loker dengan ketersediaan space kerja tidak berbanidng lurus.

TAK SEIMBANG: Antara pemburu loker dengan ketersediaan space kerja tidak berbanidng lurus.

seputartuban.com–Sampai sejauh ini para pemburu lowongan kerja (loker) di Kabupaten Tuban masih didominasi lulusan SMA sederajat. Hal ini disebabkan karena mayoritas mereka tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang di atasnya.

Data di Dinsosnakertrans Tuban, hingga bulan ini para pemburu loker jika dirinci dari jenis SMA sebanyak 2.960 orang, MA 139 orang, STM mesin 205 orang, STM listrik 183 orang, STM teknik sipil 121 orang, pertanian 59 orang, SMEA tata usaha 42 orang, SMEA tata buku 75 orang, SMEA tata niaga 84 orang, SPG/SGO 48 orang, SPK 103 dan dari latar belakang pendidikan lainnya 126 orang.

Sayangnya, antara pemburu loker dengan ketersediaan space kerja tidak berbanding lurus. Dari total 4.145 orang berijazah SMA sederajat tersebut saat ini baru 14 orang saja yang berhasil masuk sebagai karyawan. Yakni 8 orang dari SMA, MA 2 orang, STM mesin 1 orang, STM listrik 1 orang, SMEA tata buku 1 orang serta SMEA tata niaga 1 orang.

Melihat kondisi ini menunjukkan bahwa jumlah pencari kerja tertinggi dari kalangan SMA dan STM yang tidak melanjutkan pendidikannya ke tingkat perguruan tinggi. Sedangkan dari lapangan kerja peluangnya sangat minim.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Tuban, Harsono Triasworo, mengatakan minimnya ketersediaan kerja karena latar belakang pendidikan yang dianggap masih belum cukup memenuhi syarat. “Ahirnya mereka memilih bekerja serabutan,” tandas Harsono, Selasa (13/05/2014).

Sementara berdasarkan data Jawa Timur tahun lalu, angka pengangguran maupun pencari kerja didominasi lulusan STM. Ini tak lebi karena atar belakang pendidikan menjadi syarat utama untuk mendapat pekerjaan dalam standar skala umum.

Akan tetapi yang menjadi masalah, antara enginer dan peluang kerja ini tidak sebanding, sehingga tak heran kalau kenyataan di lapangan banyak orang yang bekerja tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. AMIN

Facebook Comments

About the Author