Published On: Sab, Sep 8th, 2018

Siswa SD Gagahi Prawan Tua

seputartuban.com,TUBAN – Putra (bukan nama sebenarnya), anak yang masih siswa kelas VI SD, dilaporkan atas perbuatannya dilaporkan kerabatnya sendiri, karena diduga telah menyetubuhi WST (41). Merupakan “perawan tua” adalah tetangga yang juga masih kerabatnya. Kasusnya saat ini masih ditangani Sat Reskrim Polres Tuban.

dilarang

Ilustrasi indowebster.com

Kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tuban atas limpahan dari Polsek Semanding, Rabu (5/9/2018). Berdasarkan data yang diterima seputartuban.com, bocah 14 tahun itu diduga punya pemikiran berhubungan badan karena sering melihat film dewasa.

Pada saat kejadian, Kamis (30/8/2018) sekira pukul 21.00 WIB, Putra mendatangi rumah WST yang tidak jauh dari rumahnya. Pintu rumah yang tidak terkunci membuatnya langsung masuk dan melihat perempuan yang belum pernah menikah itu sedang tidur.

Kondisi rumah yang sedang sepi membuat Putra tidak enggan langsung masuk kamar. Mengetahui kedatangan bocah yang masih bau kencur itu, SWT kaget. Teriakannya tidak membuat putra takut, justru mengancam akan membunuh dia. Sehingga membuat dia takut dan pasrah dengan keadaan. Usai menyetubuhi WST, putra kembali ke rumahnya.

Lalu keesokan harinya, WST menceritakan kepada adiknya atas perlakukan Putra kepadanya. Lantaran tidak terima kakaknya diperlakukan demikian, adik WST melaporkan kejadian ke Polsek Semanding. Penyidik kemudian melakukan penyelidikan, penyidikan dan pemeriksaan tempat kejadian perkara. Kemudian melimpahkan kasus ke UPPA Sat Reskrim Polres Tuban.

Kasat Reskrim Polres Tuban, melalui Kaurbinops Sat Reskrim Polres Tuban, Iptu Dean Tomy Rimbawan saat di konfirmasi wartawan seputartuban.com melalui telepon selulernya, Jumat (7/9/2018) membenarkan adanya kasus ini ditangani jajarannya. “Kasus ini masih dalam penyidikan dan sudah kami limpahkan ke UPPA dan selain itu, kasus ini juga masih dalam pemeriksaan. Dalam hal ini kita juga harus berhati-hati karena yang kita tangani masih anak dibawah umur dan jangan sampai kita merusak hak anak,” tegasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, sebagai barang bukti yang diamankan adalah celana dalam milik WST dan putra, celana pendek putra, baju WTS dan tikar. Sesai dengan prosedur kasus tersebut tetap diproses. Jika cukup bukti, putra dapat dijerat dengan pasal 285 KUHP Tentang pemaksaan berhubungan intim diluar perkawinan. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

About the Author