Published On: Kam, Jan 8th, 2015

Sistem Kerja PLTU Amburadul Picu Warga Wadung Bergolak

JENU

CARI KEADILAN : Warga Desa Wadung saat pertemuan dengan Manajemen PLTU Tanjung awar-awar di Balai Desa setempat

CARI KEADILAN : Warga Desa Wadung saat pertemuan dengan Manajemen PLTU Tanjung awar-awar di Balai Desa setempat

seputartuban.com – Puluhan warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Kamis (08/01/2014) melakukan dengar pendapat dengan Manajemen PLTU Tanjung Awar-awar di Balai Desa setempat. Mereka mempersoalkan pemberhentian kerja yang terkesan sepihak dan semena-mena.

24 warga ini semula sudah bekerja selama 6 bulan untuk melancarkan masuknya batu bara ke mesin pembakar (helper Plugging) dan operator alat berat. Namun pada Selasa (06/01/2015) mereka menerima surat pemberhentian kerja.

Para pekerja ini mengaku sejak masuk mereka tidak pernah ada menanda tangani kontrak kerja. “Suratnya kontrak kerja habis, padahal tidak pernah tanda tangan kontrak,” ungkap Fadillah, Koordinator warga.

Selain tidak jelasnya kontrak kerja, warga ring 1 ini juga mengaku tidak mendapat hak sebagaimana semestinya. “BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan juga tidak dikasih,” imbuhnya.

Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 06.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB tidak menghasilkan keputusan yang disepakati kedua belah pihak. Maka warga akan menunggu selama beberapa hari kedepan. Jika tetap tidak ada keputusan yang menerima usulan warga agar kembali dipekerjakan seperti sebelumnya, maka akan dilakukan aksi unjuk rasa dengan massa lebih banyak.

Menanggapi tuntutan warga, Manager PJB PLTU Tanjung Awar-awar, Bambang Tedjo mengaku tidak dapat kembali mempekerjakan warga seperti sebelumnya. Namun dia berjanji akan mengusahakan agar mereka dapat diterima dengan pekerjaan berbeda.

“Kami akan memperkerjakan kembali warga tetapi tidak pada bidang yang sama, melainkan pada bidang lain. Dimana jenis pekerjaan serta penghasilanya tidak terlampau jauh dengan pekerjaan sebelumnya,” janjinya.

Dalam hearing ini dijaga ketat 11 personil jajaran Polres Tuban dan 8 anggota Koramil Jenu. Awalnya warga akan meluruk ke kantor PLTU, namun karena pihak manajemen sudah mendatangi terlebih dahulu, sehingga pertemuan dilakukan di Balai Desa setempat. ARIF AHAMD AKBAR

Facebook Comments

About the Author