Published On: Kam, Agu 28th, 2014

Siraman Waranggono Tuban Berbeda Dari Sebelumnya

Share This
Tags

SEMANDING

ACARA TAHUNAN : Para waranggono saat mengikuti proses tabur bunga di sendang Bektiharjo, Rabu (27/08/2014) foto : Muhlishin

ACARA TAHUNAN : Para waranggono saat mengikuti proses tabur bunga di sendang Bektiharjo, Rabu (27/08/2014) foto : Muhlishin

seputartuban.com – Sebanyak 99 waranggono, 45 pengrawit dan 65 pramugari mengikuti ritual siraman yang dilaksanakan di tempat wisata pemandian Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Tuban, Rabu (27/8/2014). Mereka mengikuti kegiatan rutin ini memiliki beragam niat maupun keyakinan yang berbeda dalam mengartikan aktivitas rutin ini.

Seperti diungkapkan Kordinator Waranggono Kabupaten Tuban, Endang Mursi’ah (45), usai acara siraman mengatakan dia selalu mengikuti acara ini tiap tahun. Karena sebagai sarana menyucikan diri. “Ritual ini untuk menyucikan diri, alasan dilaksanakan disini karena dianggap sumber air yang ada di Bektiharjo ini adalah sumber air yang suci. Selalu dilaksanakan setiap tahunnya, biasanya bersamaan dengan acara bersih desa,” ungkap Endang.

Sementara itu dalam prosesi kali ini berbeda dari kegiatan tahun sebelumnya. Meski dikatakan siraman waranggono, mereka tidak melakukan ritual siraman seperti tahun lalu. Para biduan tayub ini berjalan mengitari sendang itu dengan menaburkan bunga, satelah itu para seniman berjalan ditepian sendang kemudian membasuh kaki. Tahun sebelumnya, para waranggono disiram tubuhnya dengan air bunga secara bergantian. Dan penyiraman dilakukan oleh sesepuh seniman.

Diketahui, para waranggono setiap tampil tarifnya sekitar Rp 3,5 juta. Tetapi untuk para waranggono yang masih pemula mereka mau dibayar setengah dari waranggono yang sudah senior. Bahkan terkadang mereka rela ikut para waranggono senior saat pentas untuk menambah pengalaman dan meningkatkan popularitas. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author