Published On: Sen, Mei 12th, 2014

Siapkan Rp 300 Juta Atasi Kemarau Ekstrim

TUBAN

NESTAPA WARGA: Saat kemarau tiba sejumlah wilayah menjadi langganan kekeringan.

NESTAPA WARGA: Saat kemarau tiba sejumlah wilayah menjadi langganan kekeringan.

seputartuban.com- Mengantisipasi musim kemarau dan cuaca ekstrim tahun ini Dinas Pertanian, Pemkab Tuban sudah menyiapkan dana bantuan bagi petani. Jelang musim ekstrim ini diprediksi akan mengakibatkan banyak kerugian bagi petani.

Seperti banyak tanaman padi dan jagung yang akan kekurangan air, akibat curah hujan yang sedikit. Selain itu juga disebabkan adanya hama yang menyerang tanaman, mengakibatkan tanaman gagal panen.

Untuk itu Dinas Pertanian menyiapkan dan bantuan sebesar Rp 300 juta diambilkan dari APBD. Dana itu akan diperuntukkan bagi petani yang mengalami puso atau gagal panen. Langkah yang sudah diprogramkan itu akan dilaksanakan dengan pemberian pestisida bagi petani. Tujuannya, akan mengurangi kerusakan dan puso pada tanaman.

Bentuk lain adalah dengan menyiapkan bantuan berupa obat-obatan dan jamur penahan haman. Bertujuan untuk mengurangi hama yang biasanya merusak panaman di musim jelang panen. “Kita sudaah siapkan. Apabila puso terjadi kita juga bisa mengajukan kepada propinsi untuk minta bantuan.

Kabid Holtikultura dan Tanaman Pangan, Dinas Pertanian, Pemkab Tuban Suparno, menjelaskan bahwa sosialisasi kepada petani menjadi tugas utamanya. Ini diambil sebagai langkah awal dalam mengantisipasi musim ektrim seperti kemarau panang dan bencana alam.

Terkait hasil tanaman jagung yang menjadi komoditi utama hasil pertanian Kabupaten Tuban, hal itu menjadi pengawasan utama. Diharapkan petani jagung bisa meningkatkan hasil tanamanya dari tahun sebelumnya.

“Yang tahun dulu jagung mencapai 9.000 ton lebih. Diharapkan tahun ini meningkat. Kalau urusan stok hasil tanaman itu bagian Bulog, kita hanya mengurusi tanamannya saja. Seperti air bersih itu urusan PU, ” ungkap Suparno, Senin (12/05/2014). HANAFI

Facebook Comments

About the Author