Published On: Ming, Jul 12th, 2015

Siap 100 Persen, Pantura Tuban Dijaga Brimob dan Penembak Jitu

TUBAN

SIAGA PENUH : Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan, yang juga jebolan Sat I Gegana Korp Brimob Mabes Polri itu memberikan arahan kepada anggota Brimob Kompi 3C Bojonegoro di Pos Pantau Jatipeteng, Kecamatan Jenu, Sabtu (11/07/2015)

SIAGA PENUH : Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan, yang juga jebolan Sat I Gegana Korp Brimob Mabes Polri itu memberikan arahan kepada anggota Brimob Kompi 3C Bojonegoro di Pos Pantau Jatipeteng, Kecamatan Jenu, Sabtu (11/07/2015)

seputartuban.com – Polres Tuban nampaknya tidak setengah hati dalam menjalankan operasi kemanusiaan Ops Ketupat Semeru 2015. Setelah anggota Sat Sabhara dibekali kemampuan teknik, kini giliran 30 personil Brimob Kompi 3 C Bojonegoro disiagakan di jalan Pantura Tuban.

Para personil Brimob ini dilengkapi senjata jenis AK2000. Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan, Sabtu (11/07/2015) mengunjungi Pos Pelayanan Jati Peteng, Kecamatan Jenu untuk memberikan arahan pelaksanaan tugas mereka. “30 anggota Brimob dilengkapi dengan motor. Patroli mobil sepanjang jalur arus mudik dan kota,” tegas Kapolres.

Kesiapsiagaan anggota Brimob ini untuk memberikan rasa aman kepada pemudik dan masyarakat. Serta antisipasi kejadian tindak pidana jalanan selama lebaran. “Kita optimalkan operasi kemanusiaan ini. Tidak ada anggota yang ijin atau cuti saat lebaran,” ungkapnya.

Bahkan sebelumnya, Kapolres Tuban juga memberikan bekal kemampuan teknis menembak anggota Sat Sabhara Polres Tuban dari atar motor trail. Sehingga saat terjadi gangguan keamanan dapat bertindak dengan cepat dan tepat. “Kita perintahkan tegas, jika mengancam keselamatan masyarakat dan anggota ditembak saja,” jelasnya.

Saat mudik lebaran, 30 anggota Sat Brimob dan Sat Sabhara Polres Tuban akan melakukan pengamanan kepada masyarakat. Dengan segala kesiapan dan kemampuan yang sudah dimiliki, diharapkan dapat maksimal menjalankan tugasnya.

Sedangkan jumlah pos pengamanan sebanyak 16 lokasi. Terbagi dalam 2 pos pengamanan, 1 pos pelayanan. Serta 13 pos pantau yang terbagi dalam 10 pos pada jalur utama dan 3 pos pada jalur alternatif.

Pos PAM Sukolilo diperkuat 10 anggota, Pos PAM pantai boom sebanyak 19 orang. Pos pelayanan di Rest Area Tuban diperkuat 28 personil. Pos Pantau Bancar diperkuat 7 personil, pos pereng 7 personil, pos Jatipeteng sebanyak 16 personil.

Sedangkan di Pos pantau Jenu sebanyak 7 personil, pos pantau patung 13 personil, pos pantau manunggal selatan 16 personil. Pos pantau Tunah sebanyak 10 personil, pos pantau Pakah 12 personil, pos pantau Compreng 10 personil, Pos Pantau temangkar sebanyak 10 personil.

Sementara di Pos pantau alternatif Rengel sebanyak 10 personil, pos pantau alternatif Jatirogo sebanyak 8 personil serta pos pantau alternatif palang sebanyak 14 personil.

Pengamanan juga diperkat 30 personil TNI, 30 personil Sat Pol PP, 2 personil derek, 8 petugas medis dan 2 anggota Perhutani. Operasi ini juga dilengkapai 25 unit kendaraan roda 4, 98 unit kendaraan roda 2, 3 unit kendaraan roda 6, 2 unit ambulance, 2 unit mobil pemadam kebakaran dan 2 unit mobil derek.

Kapolres Tuban yang dikenal tegas itu juga menghimbau agar para pemudik berhati-hati saat melintas di jalur rawan kemacetan dan rawan kecelakaan. Untuk daerah rawan kemacetan terdapat di kawasan Pasar Iklan Golondonggede, dan Pasar Tambakboyo.

Kawasan rawan kecelakaan lalu lintas terdapat di Jalan Tuban Bulu KM 32-34 desa Margosoko, Kecamatan Bancar. Dan jalan Tuban-Bulu KM 3-4 Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kab. Tuban. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author