Published On: Sab, Jul 7th, 2012

Setelah Dimediasi, Pasangan Kekasih Alumnus SMA Favorit Sudah Dinikahkan

Share This
Tags

Penulis : Hanafi

TUBAN

seputartuban.com – Pasangan bukan suami istri yang telah melahirkan bayi yaitu MBS (19) warga Kecamatan Palang, Tuban dengan NHS (18) warga Kecamatan Semanding, Tuban, telah melakukan akad nikah di Solo, Jawa Tengah.

Tragedi lahirnya bayi suci (28/06/2012) dari kedua pasangan sejoli satu atap ketika bersekolah di SMAN Favorit itu, menyisakan banyak cerita. Mulai selama kehamilan ibu bayi yang juga anak PNS itu diduga saat UN lalu menjalaninya dalam keadaan hamil. Dan hasilnya pasangan kekasih ini dinyatakan lulus dalam UN maupun ujian sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Kabupaten Tuban, Drs Sutrisno, saat ditanya terkait hal ini nampaknya tidak mempersoalkan. Karena menurut perundang-undangan tidak ada yang menyebutkan bahwa siswa hamil dilarang mengikuti UN.

“itu semua kewenangan sekolah. Karena dalam undang-undang tidak ada yang melarangnya. Dan itu adanya di tata tertib sekolah. Silahkan saja konfirmasi ke kesekolah langsung biar lebih jelasnya,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Kota Tuban, AKP Basir saat dikonfirmasi seputartuban.com, pada jum’at (06/07/2012) menjelaskan, pasangan kekasih melalui mediasi yang dilakukan, ditegaskan bahwa keduanya sudah dinikahkan oleh keluarganya.

“Kemarin sudah dinikahkan di solo, Jawa Tengah, alhamdulillah kedua keluarga sudah damai, karena kalau tidak kasihan bayinya,” tegasnya.

Sampai brita ini dirilis, Kepala Sekolah yang berkaitan dengan kejadian ini belum dapat dikonfirmasi. Diketahui, persoalan ini mencuat dimasyarakat setelah NHS melahirkan di rumah sakit swasta di Kab. Tuban, dan bayinya oleh MBS dititipkan ke salah satu warga lalu ditinggal pulang.

Foto : MBS saat bersama dengan Kapolsek Kota dirumah warga yang dititipi anaknya beberapa hari lalu

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Rangga berkata:

    setelah lahir baru nikah?
    masak anak yang di lahirkan statusnya berubah suci(gak anak haram),
    coba ente tanya ke pak Ustadz