Published On: Sab, Agu 17th, 2013

Setelah Dikoordinasikan Dengan Gaib, Makam Di Bejagung Dibongkar

Share This
Tags

SEMANDING

seputartuban.com –  9 makam yang berada di kawasan Masjid Jami’ As’ari Sunan Bejagung, Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, di bongkar.

Makam dibongkar

Dikafani Baru : Jenazah dari makam yang dibongkar usai diberi kafan baru

Pembongkaran makan sudah dilakukan sejak Jum’at (16/08/2013) sampai Sabtu (17/08/2013). Makam dibongkar karena kepentingan pelebaran masjid tersebut.

Ketua Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Sunan Bejagung, Ahmad Shalihin (59) warga setempat saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pembongkaran sengaja dilakukan sesuai hasil kesepakatan antara pengurus, Ta’mir Masjid. Serta persetujuan anatara keluarga atau ahli waris makam tersebut.

Dalam proses pembongkaran ini pihak yayasan menerjunkan penggali liang lahat (makam), Kiai atau Ustadz, tokoh agama dan tokoh adat setempat.  Dan para ahli waris makam yang dibongkar juga didatangkan. Hal ini dimaksudkan agar dalam pembongkaran tidak menimbulkan persilisihan dikemudian hari karena kesalahpahaman.

Masih menurut, Ahmad yang juga menjadi Ketua Ta’mir masjid itu mengatakan, bahwa sebelum pembongkaran dilakukan, pihaknya sudah melakukan mediasi dengan penunggu atau mahluk ghaib yang berada disekitar makam.

Dengan bantuan seorang yang tidak mau dimediakan namanya, pihaknya meminta ijin atau melakukan mediasi terkait pembongkaran makan itu. Hasilnya, makam diperbolehkan untuk dibongkar, dengan syarat, peletakan jenazah harus sesuai urutan semula.

“hanya itu syaratnya, sehingga saat dibongkar kita urutkan sesuai urutan dan letak jenazah seperti sebelumnya. Ini kita bicara hal yang tidak kasat mata, memang saat mediasi hasilnya seperti itu. Semuanya dipasrahkan saja pada Allah, namun kita usaha yang terbaik saja, “ ujarnya.

Ahmad juga menuturkan bahwa pembongkaran makan dipergunakan untuk pelebaran Masjid Jami’ As’ari Sunan Bejagung. Yang sebelumnya, lebar masjid  hanya 15 meter X 20 Meter,  dilebarkan menjadi 30 meter X 40 meter.

Pembangunan ini agar keberadaan Masjid lebih optimal. Diantaranya para peziarah Sunan Bejagung dapat leluasa melakukan ibadah, karena Masjid lebih banyak menampung jama’ah.

 “pembangunan seutuhnya dana dari masyarakat dan partisipan. Kita sudah pertimbangkan dan musyawarahkan, hasilnya kita lebarkan masjidnya. Rencananya akan kita bongkar 8 makam lagi, total keseluruhan 17 makam,“ ungkapnya. (han)

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Pakde Mashari berkata:

    jos gandos