Published On: Sab, Jul 11th, 2015

Separoh Lebih SDN di Tuban Akan Dimerger

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :

TUBAN

illustrasi: GOOGLE IMAGE DIOLAH

illustrasi: GOOGLE IMAGE DIOLAH

seputartuban.com-Terus merosotnya jumlah siswa baru pada sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) dari tahun ke tahun, membuat Pemkab Tuban segera melakukan merger atau penggabungan dengan sekolah terdekat.

Selain membuat tingkat kompetisi prestasi siswa lemah, minimnya jumlah murid juga berakibat banyak ruang kelas kosong. Jangka panjangnya rehab gedung sekolah dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) juga mubadzir.

Berkaitan itu Pemkab Tuban segera melakukan evaluasi, terutama terhadap SDN yang di tiap-tiap desa lebih dari satu. Jumlah sekolah yang akan dimerger karena tak ada muridnya diperkirakan hampir separoh dari total sekolah yang ada di Tuban.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein, mengatakan alasan mendasar kebijakan merger untuk memaksimalkan efesiensi gedung sekolah dan tidak membuang-buang anggaran.

“Sekolah yang jumlah siswanya di bawah pagu (40 siswa) akan kita merger,” tegas Noor Nahar kepada seputartuban.com, Sabtu (11/07/2015) petang.

Dia menjelaskan, kondisi minim siswa ini mayoritas terjadi di sekolah yang ada di wilayah perdesaan. Terutama dalam satu desa terdapat lebih dari satu sekolah. Penggabungan sekolah nantinya akan mempertimbangkan aspek strategis.

Disebutkan, sekolah-sekolah miskin siwa tersebut kondisi kelasnya sudah bagus karena telah mendapatkan bantuan rehab maupun pembangunan kelas baru.

“Tapi jumlah siswanya hanya sedikit. Hal ini kita dianggap sama halnya membuang-buang anggaran daerah, sebab banyak kelas yang tidak terpakai,” tandas Noor Nahar.  MUHLISHIN

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Data Update Coid-19 Indonesia Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :