Published On: Jum, Jul 29th, 2016

Semester Pertama DBH Bukan Pajak Capai 44 Persen

TUBAN

seputartuban.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terus berharap agar Dana Bagi Hasil (DBH) daerah dari hasil Sumber Daya Alam (SDA) tahun ini mencapai target. Diketahui, hingga akhir bulan Juni 2016, DBH SDA sebesar Rp. 11,8 miliar. Atau baru capai 44,36 persen dari target tahun 2016 sebesar Rp. 26,6 miliar.

ilustrasi uang

ilustrasi uang

Kabag Humas dan Media Setda Tuban, Teguh Setyobudi, mengatakan bahwa Pemkab Tuban terus mengejar pencapaian DBH bukan pajak tersebut agar mencapai target.

Untuk memacu perolehan DBH tersebut agar mencapai target, pemkab Tuban terus berkoordinasi baik dengan pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. “Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemprov terkait hal ini,” tegas Teguh, rabu (27/7/2016).

Teguh menjelaskan, dana bagi hasil SDA tersebut meliputi Minyak dan Gas Bumi (Migas), Panas bumi, Mineral dan Batubara (Minerba), Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH), serta perikanan.

Rinciannya, perolehan DBH dari minyak bumi  terkumpul Rp. 11,3 miliar dan target tahun ini sebesar Rp. 24 miliar. Gas bumi targetnya Rp. 522 juta, baru terealisasi Rp. 163 juta. Panas bumi terealisasi Rp. 11,4 juta dari tagetnya sebesar Rp. 18 juta. Dan Minerba baru terealisasi Rp. 1,9 juta dan targetnya Rp. 6,3 juta.

Sedangkan, DBH PSDH baru terealisasi Rp. 86 juta dari targetnya tahun ini Rp. 455 juta. Serta Perikanan peroleh Rp. 288 juta sedang targetnya Rp. 871 juta. “Dana bagi hasil terbesar dari minyak bumi dan yang terkecil dari sektor Mineral dan Batubara,” pungkas Teguh.
Diketahui, target pendapatan DBH Migas tahun 2016 terendah dibanding dua tahun sebelumnya. Tahun ini target pendapatan daerah dari DBH Migas hanya sebesar Rp. 24,8 miliar. Sedangkan tahun 2015, target perolehan DBH Migas sebesar Rp. 33,18 miliar, namun yang terealisasi hanya Rp. 28,62 miliar. Sedangkan tahun 2014 targetnya DBH Migas sebesar Rp. 31,5 miliar dan realisasinya capai target, yaitu telah capai Rp. 33 miliar. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author