Published On: Jum, Sep 2nd, 2016

Selama Agustus 7 Tersangka Pengedar Karnopen Ditangkap

TUBAN

seputartuban.com – Sepanjang bulan Agustus 2016, 7 tersangka pengedar pil karnopen aparat Polres Tuban. Mereka ditangkap dalam waktu dan tempat berbeda.

DIPROSES : Para tersangka pengedar karnopen yang ditangkap selama bulan Agustus 2015

DIPROSES : Para tersangka pengedar karnopen yang ditangkap selama bulan Agustus 2015

Data dari Polres Tuban menyebutkan tersangka W (39), kuli bangunan asal Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, serta S (48) Nelayan asal Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban. Keduanya diamankan dari area parkir wisata Sunan Bonang pada Sabtu, (6/8/2016) Pukul 21.00 WIB dengan kepemilikan 1.300 Butir pil karnopen serta uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 3.665.000.

Kemudian D (44), tukang cat asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu. Ia diamankan petugas pada Rabu, (10/8/2016) Pukul 20.00 WIB lantaran terbukti memiliki 33 butir pil karnopen dan mengedarkanya dibuktikan dengan uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 305.000.

Selain itu, juga ditangkap ITH (29), kuli bangunan asal Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban. Ia diamankan pada Kamis ( 18/8/2016) pukul 14.30 WIB dikawasan lingkungan wire Kelurahan Gedongombo. Kecamatan Semanding. Saat diamankan dia membawa 142 butir karnopen yang ditemukan didalam mesin penanak nasi. Serta uang tunai sebesar Rp 163.000 merupakan uang hasil penjualan.

Tersangka lainya ialah MK (24), penjual kopi diwilayah Gang Wijaya Kusuma II turut Kelurahan Ronggomulyo, Kecamatan Tuban. Dia diamankan pada Jumat (19/8/2016) pukul 15.00 WIB. Dari tangan tersangka petugas menyita sebanyak 240 butir pil karnopen beserta uang tunai sebesar Rp 310.000.

Kemudian YH (27), Kenek MPU asal Desa Tambakboyo, Kecamatan Tambakboyo ini diamankan petugas pada Sabtu (20/8/2016) pukul 15.00 WIB. Dengan kepemilikan barang bukti karnopen sebanyak 80 butir dan uang tunai hasil penjualan sebanyak Rp 73.000.

Serta MSA (29), Kuli angkut asal Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang. Ia diamankan pada Kamis (25/8/2016) pukul 17.00 WIB ditepi jalan wilayah setempat. Dari penangkapan itu petugas berhasil mengamankan barang bukti pil karnopen 47 butir dan uang tunai hasil penjualan sebanyak Rp 72.000.

Tersangka berikutnya ialah S (36), tukang las Desa sumurgung Kecamatan Tuban itu diamankan pada Minggu (28/8/2016) pukul 18.00 WIB. Ia diamankan dari wilayah jalan poros desa setempat usai bertransaksi. Dari tanganya diperoleh barang bukti sebanyak 350 butir pil karnopen dan uang tunai hasil penjualan sebanyak Rp 402.000,-.

“Sesuai hasil penyidikan, mereka mengaku menjualkan obat obatan tersebut pada berbagai kalangan. Paling banyak nelayan dan sisanya pelajar,” terang Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayani. Selasa (30/8/2016) siang.

Para tersangka mendapat keuntungan dengan berjualan karnopen. Yakni sebesar RP. 1.500 sampai Rp. 3.000 tiap 10 butir pil.

Para tersangka yang mengedarkan kesediaan farmasi atau alat kesehatan tanpa izin edar, mereka diancam dengan Pasal 197 Subs Pasal 196 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. “Mereka diancam undang-undang kesehatan, ancaman pidanaya maksimal 15 tahun,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author