Published On: Sel, Feb 23rd, 2016

Sekolah Merakurak Langganan Terendam Banjir

MERAKURAK

LANGGANAN : Kondisi sekolah yang masih terendam banjir

LANGGANAN : Kondisi sekolah yang masih terendam banjir

seputartuban.com – Pasca hujan lebat yang sejak Minggu, (21/02/2016) siang hingga malam menyebabkan sekolah di Kecamatan Merakurak terendam. Hal itu menyebabkan para siswa gagal mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS), Senin (22/2/2016).

Ketinggiar air dilingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah, Mandirejo mencapai 70 cm. Hal itu membuat sekolah membatalkan proses ujian. Sekolah tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya karena terendam.

Kepala Sekolah Mi Salafiyah Mandirejo, Iman Ghozali mengatakan akibat genangan itu ia terpaksa memulangkan siswanya. Meskipun saat ini para siswa tengah dipersiapkan jelang  Ujian Tengah Semester (UTS) semester genap.

“Tadi pagi setelah subuh saya sudah kesini. Banjir baru memasuki halaman, kemudian saya mendapat kabar dari para guru debit airnya semakin meninggi. Sehingga seluruh siswa yang sudah berada disekolah terpaksa kami pulangkan” terangnya.

Terganggunya kegiatan belajar mengajar tersebut lantaran jebolnya tanggul jambon yang berada di Desa Sumurgung Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Sehingga air meluber kewilayah Desa Kapu, Desa Tahulu, Desa Tuwiriwetan, serta Desa Tuwiri Kulon.

Diharapkan Pemerintah Kabupaten Tuban segera membenahi jebolnya tanggul tersebut. Sehingga siswa tidak lagi terganggu aktifitas pembelajaranya. “ini sudah banjir yang ke-empat kalinya diawal Tahun 2016 ini. Semoga pihak Pemkab Tuban segera mengambil sikap agar dampaknya tidak semakin berkepanjangan,” harapnya.

Siswa RA Raudhatul Athfal (RA) Salafiyah juga dipulangkan. Karena halaman dan ruangan terendam air bercampur lumpur. Kondisi ini sudah berulang kali terjadi, namun belum ada upaya berarti dari Pemkab Tuban. Tiap kali banjir siswa selalu menjadi korbanya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author