Published On: Ming, Jun 29th, 2014

Sekali Melihat Hilal Menghabiskan Rp. 5 Juta

Share This
Tags

JENU

LANGGANAN GAGAL : Proses rukyatul Hilal Kemenag Tuban di Pelabuhan Semen Indonesia yang selalu terhalang Gunung Muria

LANGGANAN GAGAL : Proses rukyatul Hilal Kemenag Tuban di Pelabuhan Semen Indonesia yang selalu terhalang Gunung Muria

seputartuban.com – Meski selalu tidak berhasil melihat hilal di Pelabuhan PT Semen Indonesia, Kementrian Agama Tuban nampaknya selalu melakukan Rukyatul Hilal ditempat yang sama. Karena belum memiliki alternatif tempat lain yang dapat digunakan melihat hilal 1 Ramadhan dan 1 Syawal.

Jum’at (27/6/2014), Kemenag Tuban kembali melaksanakan Rukyatul Hilal di pelabuhan PT Semen Indonesia, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Kepala Kemenag Tuban, Abdul Wahib menjelaskan setiap melakukan rukyat menghabiskan dana sekitar Rp 5 juta. Dalam setiap tahunnya, minimal 2 kali dilaksanakan. Yakni dalam menentukan hilal awal
puasa dan 1 Syawal.

Proses rukyat ini terkesan formalitas saja, karena selalu tidak berhasil melihat hilal. Karena terhalang Gunung Muria. Namun demikian selalu ditempati rukyatul hilal secara rutin. Bahkan 1 syawal mendatang, Kemenag Tuban belum memiliki alteratif lain lokasi rukyat.

“Dananya dari DIPA, setiap rukyat sekitar Rp. 5 juta. Kita sudah mencoba dilokasi Kecamatan Palang, Grabagan, tapi medannya sulit dijangkau,” Kata Wahib. HANAFI

Facebook Comments

About the Author