Published On: Jum, Feb 3rd, 2017

Sebagian Besar Nikah Dini Karena Hamil Diluar Nikah

seputartuban.com, TUBAN – Ratusan pemohoan pernikahan usia dini diterima Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tuban selama 2016. Sudah dilakukan pembatasan pemohon untuk persetujuan menikah usia dibawah umur. Hanya yang dalam kondisi hamil saja disetujui hakim, dengan alasan menyelamatkan janin.

Bagian Human Pengadilan Agama Kabupaten Tuban, Anshor Bahri, SH

PA Kab. Tuban hanya mengizinkan bagi pemohon nikah usia dini jika pasangan perempuan terlanjur hamil diluar nikah. Hal itu diberlakukan untuk menyelamatkan janin yang dikandung agar setelah dilahirkan memiliki ayah dan ibu.

“Dipersulit, asumsinya karena usianya belum memenuhi kriteria yang di izinkan. Serta kurangnya sikap kedewasaan calon. Jika terlanjur hamil tetap diizinkan dengan alasan penyelamatan terhadap janin,” terang Bagian Human Pengadilan Agama Kabupaten Tuban, Anshor Bahri, kemarin.

Jika pada tahun 2015 PA Kabupaten Tuban menerima sebanyak 221 pemohon dispensasi nikah, dan telah mengabulkan sebanyak 215 pemohon. Tahun 2016 kemarin pihaknya menerima 160 pemohon dispensasi nikah, dan telah mengabulkan 150 pemohon dispensasi nikah usia dini.

Rencana pernikahan dini yang akan dilakukan oleh beberapa pasangan belia berhasil dicegah setelah dilakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat. Sedangkan sisanya, sebagian besar laporan dispensasi nikah yang telah diputus tersebut sudah dalam keadaan hamil diluar nikah.

“Sosialisasinya sudah rutin dilaksanakan pada seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban. Pelaksanaanya melibatkan Humas Pemkab Tuban, Bagian Hukum Pemkab Tuban, Pengadilan Agama, dan Pengadilan Umum dengan masing-masing muspika kecamatan,” Lanjutnya.

Sosialisasi atau penyuluhan yang sudah dilakukan tersebut berisi tentang pentingnya menjaga kestabilan usia dalam perkawinan, dampak terhadap kesehatan reproduksi. Serta mengurangi pemahaman masyarakat yang menganggap dengan minikahkan anaknya diusia dini, dapat mengurangi beban perkenomian keluarga. Karena orang tua menganggap jika permasalahan perekonomian dapat berkurang, karena setelah menikah, anak menjadi tanggungan suami.

“Menikahkan anak pada usia dini bukan menjadi solusi. Justru akan malah menjadi beban orang tua lagi. Untuk urusan nafkah dan lain-lain karena anak yang dinikahkan belum memiliki pekerjaan,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author