Published On: Kam, Jun 25th, 2015

Satpol PP Tuban Panggil Penanggung Jawab Tambang Illegal Soko

TUBAN

BANDEL : Aktivitas tambang illegal di wilayah Desa Simo Kecamatan Soko

BANDEL : Aktivitas tambang illegal di wilayah Desa Simo Kecamatan Soko

seputartuban.com – Meski Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP)Tuban sudah memberikan peringatan kepada pemilik tambang illegal wilayah Desa Simo dan Desa Menilo Kecamtan Soko Kabupaten Tuban untuk tak lagi melakukan aktifitas penambangan ternyata hal tersebut sama sekali tidak di indahkan.

Dari ke dua lokasi tersebut hanya lokasi di wilayah Desa Menilo saja yang masih tetap beroprasi meski sudah di berikan peringatan, terang Kepala Bidang Penindakan Sat Pol PP Kabupaten Tuban Daryuti yang mengomandoi penindakan.

“Kemarin kami melakukan pemantauan ke wilayah Kecamatan Soko untuk mengetahui apakah aktifitas pertambangan yang tempo hari kami berikan penertiban kembali lagi beroprasi atau tidak” terangnya selasa (23/06/2015) pagi.

Tindakan memberikan peringatan sebelumnya sudah diberikan oleh satuan Penegak Peraturan Daerah tersebut pada jum’at (19/06/2015) sore dilokasi tambang dengan langsung memberikan tindakan berupa mengambil aki alat berat serta menggemboknya.

Namun kegiatan tersebut tidak di indahkan pemilik, mengetahui demikian mereka kembali mendatangi tambang tersebut ternyata aktifitas serupa masih berjalan sehingga hari ini penanggung jawab yang juga merupakan Sekertaris Desa Menilo Mustajab di panggil ke Kantor Satpol-PP.

“Dari lima titik yang di indikasikan sebagai tempat penambangan hanya dua tempat saja yang terbukti terdapat alat beratnya, dan hari ini kami memanggil penanggung jawab aktifitas penambangan tersebut yakni Sekertaris Desa Menilo” imbuhnya pada wartawan.

Dari ke dua lokasi tambang yang tebukti terdapat aktifitas penambangan, sampai  saat ini baru penanggung jawab aktifitas penambangan di Desa Menilo yang di panggil untu memenuhi panggilan kantor satpol-pp, sedangkan tambang yang berada di Desa Simo kemarin tidak menunjukkan adanya aktifitas penambangan.

“Hari ini kita panggil kemudian segera kita lakukan pemberkasan baru hari Kamis (25/06/2015) kasusnya kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri (KAJARI) Kabupaten Tuban untuk segera disidangkan” pungkas daryuti.

Sebelumnya, Sekertaris Desa Menilo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Mustajab mengatakan hasil tambang tanah uruk tersebut dijual untuk kepentingan kontraktor di Bojonegoro.

“Jadi pasca setelah pemerataan tanah tersebut selesai, selain sebagai pemukiman dan persawahan juga dapat di pergunakan sebagai akses alternatif untuk warga melakukan pemanenan di sawahnya dan untuk membuatkan saluaran air persawahan,” jelasnya.

Aktifitas tambang berada diantaranya berada di Dusun Depes, Dusun Mbabrik’an, Dusun Menilo Desa Menilo petak 8, 10, 15, 5, 12, 3 sesuai dengan peta hutan rakyat. Jumlah total areal yang digunakan aktifitas tersebut berkisar 160.000 meter persegi dengan kalkulasi perhitungan untuk wilayah Desa Simo 21,140 meter persegi dan Desa Menilo 140,000 meter persegi. Jumlah tersebut sesuai dengan data petak hutan rakyat. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author