Published On: Jum, Mei 2nd, 2014

SatPol PP Obrak PKL Klenteng “Kepiting”

TUBAN

MELANGGAR PERDA: Para petugas Satpol PP Tuban tengah melakukan penertiban PKL di depan Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Kamis (01/05/2014).

MELANGGAR PERDA: Para petugas Satpol PP Tuban tengah melakukan penertiban PKL di depan Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Kamis (01/05/2014).

Seputartuban.com-Setelah sejumlah titik sentra pedagang kaki lima (PKL) berhasil diobrak, Kamis (01/05/2014) pagi giliran depan Klenteng Kwan Sing Bio yang di Jalan RE Martadinata “dibersihkan” Satpol PP Pemkab Tuban.

Sayangnya, obrakan terhadap para PKL depan klenteng yang menghadap laut Jawa tersebut sebelumnya tdak dilakukan sosialisasi. Baik dalam bentuk surat peringatan atau lisan dari Satpol PP yang melarang para PKL menggelar dagangannya di di atas trotoar.

Juga tidak ada solusi kemana para PKL itu setelah terusir dari depan klenteng yang sudah menghidupi mereka bertahun-tahun. Satpol PP cuma beralasan para PKL itu jelas-jelas melanggar Peda Nomor 3 Tahun 2013 tentang ketertiban umum.

Suyoto, salah seorang PKL korban obrakan asal Desa Sugiwaras, Kecamatan Jenu, mengatakan sudah berjualan bakso di depan klenteng  cukup lama. Kata dia, sebelumnya memang sudah sering dilakukan obrakan oleh Satpol PP. Biasanya, jika tertangap obrakan paling-paling disuruh membongkar tenda untuk menggelar dagangan. Jika penjualnya tidak ada tenda langsung diangkut Satpol PP.

“Kita hanya disuruh membongkar tenda yang kita pakai berjualan saja, Mas. Kalau petugasnya udah pergi kita pasang lagi,” terang Suyoto disamping PKL lain korban obrakan Satpol PP.

Alasan mereka berjualan ditempat tersebut selain karena tempatnya strategis, klenteng in i setiap hari ramai dikunjungi orang dari berbagai kota di Tanah Air. Para PKL mengaku selama ini belum ada skema relokasi untuk para PKL. Meski dipindah tetapi mereka berharap tidak jauh dari lokasi Klnteng Kwan Sing Bio.

“Kita cuma dilarang berjualan tapi tidak ada solusi kemana harus pindah,” imbuh PKJL lainnya.

Sementara salah satu petugas Satpol PP Pemkab TUban, Mulyono, menyatakan yang dilakukan sudah sesuai prosedur. Untuk itu razia akan dilakukan secara terus menerus, terutama untuk daerah yang ada di wilayah perkotaan seperti depan RSUD dr Koesma Tuban dan Jalan Panglima Sudirman.

“Ini sudah sering kita tertibkan dan bahkan kemarin sudah kita berikan surat teguran larangan berjualan diatas trotoar, namun mereka tidak mengindahkan,” ungkap Mulyono.

Disinggung terkait akan direlokasi kemana, Mulyono mengatakan saat ini sedang dibahas oleh Bappeda. Terkait pedagang yang masih tetap berjualan di atas trotoar dan memasang tenda, Satpol PP akan terus melakukan penertiban. MUCHLISIN

Facebook Comments

About the Author