Published On: Kam, Jan 14th, 2016

Saluran Air Tuban Kota Masih Tak Terurus

TUBAN

BASAH : Harus melompati air agar tidak basah

BASAH : Harus melompati air agar tidak basah

seputartuban.com – Meski sudah memasuki musim hujan, nampaknya kondisi saluran air diwilayah Tuban kota belum sepenuhnya lancar. Terbukti Rabu (13/1/2016) meski hanya hujan 30 menit, kondisi jalan sudah tergenang.

Hal itu terjadi di kawasan Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Tuban. Tepat didepan Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Dinas Perekonomian dan Pariwisata. Akibatnya jika ada orang yang akan masuk ke kantor tersebut terganggu. Bahkan beberapa diantaranya melompati genangan, agar tida basah.

Selain itu, pemotor saat melintas mengurangi kecepatanya. Karena jika masih dalam kecepatan sedang atau tinggi, dipastikan bajunya basah, karena terkena air. Kondisi ini jelas membahayakan pengguna jalan. Selain jalur utama Pantura, saat melakukan pengereman mendadak juga membahayakan bagi pengguna jalan lain dibelakangnya.

TERGENANG : Pemotor ekstra pelan saat melintasi genangan air di depan Kantor Dinsosnakertran

TERGENANG : Pemotor ekstra pelan saat melintasi genangan air di depan Kantor Dinsosnakertran

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tuban, Choliq Qunnasich mengungkapkan kondisi itu diperkirakan karena saluran air tersumbat. Sehingga air tidak bisa masuk kesaluran dan mengalir hingga kemuara. Pihaknya berjanji akan segera melakukan pembersihan agar air hujan tidak menggenangi badan jalan dan mengganggu masyarakat. “Akan kita lihat kelokasi apa yang menjadi penyebabnya dan segera akan diperbaiki,” katanya.

Pada 2016, telah  dianggarkan Rp. 200 juta untuk membersihkan saluran air diwilayah perkotaan. Sedangkan untuk perbaikan saluran air, disesuaikan dengan tingkat kebutuhan fungsi dan bangunanya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Tuban, M. Imron Chudlori mendesak jajaran Pemkab Tuban bertindak cepat. Segera melakukan pengerukan saluran air yang mengalami pendangkalan. Sehingga pada saat hujan lebat, air tidak sampai menggenangi jalan hingga menyebabkan kerusakan jalan.

“Saluran air perlu dilakukan pengerukan agar tidak tersumbat. Sehingga musim hujan air tidak menggenangi jalan,” harap Imron.

Imron akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait, agar setiap tahun sebelum musim hujan saluran air dikontrol kondisinya. Sehingga tidak dibiarkan, dan baru dibenahi ketika sudah terjadi hujan yang mengakhibatkan genangan air dijalan. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author