Published On: Sel, Apr 22nd, 2014

Salam untuk Wanita Indonesia dari Karaoke OKE Tuban

Momen peringatan Hari Kartini direfleksikan oleh berbagai kalangan dengan berbagai cara. Termasuk jagad hiburan yang seakan tak mau mlewatkan detik-detik istimewa mengenang sosok wanita tangguh dengan filsofi Habis Gelap Terbitlah Terang tersebut. Salah satu tempat hiburan di Kota Tuban, OKE, menggelar acara spesial.

SEMANGAT PEREMPUAN: Para ladys terlihat anggun dengan memakai gaun kebaya layaknya Kartini.

SEMANGAT PEREMPUAN: Para ladys terlihat anggun dengan memakai gaun kebaya layaknya Kartini.

MENGHARGAI KARTINI: Tidak hanya para ladys, karyawan lainnya juga menggunakan kostum Jawa dan blangkon.

MENGHARGAI KARTINI: Tidak hanya para ladys, karyawan lainnya juga menggunakan kostum Jawa dan blangkon.

seputartuban.com-Gerak juang Kartini yang bukan sekadar inspirasi, tapi telah menjadi kekuatan sejati bagi kemajuan bangsa, didiskrepsikan penggawa Karaoke OKE yang berada di jalan Surabaya-Semarang Kota Tuban. Para ladys terlihat anggun dengan memakai gaun kebaya layaknya Kartini. Tidak hanya para ladys, karyawan lainnya juga menggunakan kostum Jawa dan blangkon.

Seperti yang dilakukan salah satu ladys, Dwi Setya Winarti. Cewek asli Tuban ini, mengatakan dirinya sengaja memakai seragan kebaya untuk memperingati Hari Kartini. Selain itu, dengan menggunakan pakaian Jawa bisa mewujudkan simbol harkat martabat serta derajat wanita sama dengan lainnya.

Menurutnya, emansipasi wanita saat ini sangat banyak bentuknya, salah satunya dengan menggunakan gaun ala kartini. Selain itu, dengan berkebaya tidak mengurangi jati diri pemakainya. Menurut ladys dengan perawakan sintal tinggi itu, justru kebaya dan blangkon adalah simbol kedaerahan yang tidak tergantikan. “Meski pakai kebaya tetap cantik. Ini dalam memperingati Hari Kartini. Untuk menjaganya agar harkat wanita selalu sempurna dalam kebersahajaan,”ujar pelantun yang biasa disapa Della itu.

Manajer OKE Pub dan Karaoke, Willy Juanda Santoso, menilai memperingati Hari Kartini merupakan waktu untuk menjadikan Indonesia lebih baik dan bagi pemuda-pemudi Indonesia untuk terus berkarya.

Untuk itu, pada momen spesial ini seluruh karyawan dan manajemen menggunakan baju adat Jawa dan kebaya. Hal ini sengaja dilakukan untuk mengenang pahlawan dan tidak melupakannya begitu saja.

Disebutkan, kegiatan positif ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Termasuk perayaan hari nasional lainnya juga rutin dilakukan. Tujuannya untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme serta semangat dalam bekerja. “Biar teman-teman ladys dengan karyawan, musisi dan vokal, tidak melupakan pahlawan. Ini kegiatan kita rutin, semua memakai baju adat,” kata Willy.

Dia menjelaskan, istilah Habis Gelap Terbitlah Terang selalu menjadi topik yang paling populer dibicarakan. Kedua isitilah itu sempat menjadi trending topik. Isitlah habis Gelap Terbitlah Terang itu sendiri berasal dari judul buku kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini. Buku ini disusun oleh J.H. Abendanon dan diterbitkan pada 1911.

“Dalam kesemapatan ini kami mengucapkan selamat Hari Kartini dan menyampaikan salam untuk semua wanita Indonesia yang selalu hadir membawa kebaikan untuk semua,” tandas Willy. HANAFI

Facebook Comments

About the Author