Published On: Sen, Des 16th, 2013

Saat Hujan Lebat, Jalan Merakurak-Singgahan Rawan

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Hujan lebat yang mengguyur, Sabtu (14/12/2013) menyebabkan jalan poros Kecamatan Merakurak-Kecamatan Singgahan rawan. Pasalnya tanah kawasan hutan terbawa arus air hingga kebadan jalan. Sehingga kondisinya menjadi sangat licin, bahkan tumpukan tanah lembek ini hingga memacetkan arus lalu lintas. Karena pengguna jalan tidak dapat melintas.

BAHAYA : Badan jalan kawasan Kerawak, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong dipenuhi tanah hutan yang terbawa arus air. Hingga membuat kondisi jalan sangat licin

BAHAYA : Badan jalan kawasan Kerawak, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong dipenuhi tanah hutan yang terbawa arus air. Hingga membuat kondisi jalan sangat licin

Sepeti yang terjadi diruas jalan Kerawak, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, tanah dari lereng bukit dan lahan hutan gundul terbawa arus air hingga kebadan jalan. Akibatnya tanah menumpuk dibadan jalan poros Kecamatan Montong-Kecamatan Singgahan ini. Bahkan sempat mengganggu arus lalu lintas hingga malam hari. “Saya jam 17.00 WIB masih tidak bisa, karena lumpurnya banyak. Sebelumnya malah macet,” ungkap Heny HP (24), salah satu pengendara sepeda motor.

Kondisi serupa terjadi dikawasan Koro, jalan poros Kecamatan Merakurak-Kecamatan Montong. Sebelum tanjakan, disisi selatan jembatan kondisi jalan sangat licin. Karena tanah dari perbukitan koro terbawa arus air hingga dikawasan ini. Al Hasil jalan raya menjadi berlumpur dan sangat membahayakan pengguna jalan. “Kalau saat hujan atau selesai hujan saya selalu pelan kalau lewat situ. Karena kalau ngebut pasti jatuhnya,” ungkap Cahyono (25), pengguna jalan yang melintas.

Sayangnya dikedua kawasan jalan licin ini tidak terdapat rambu lalu lintas, atau papan peringatan. Sehingga bagi pengguna jalan yang tidak pernah melintas dikedua kawasan ini sangat berbahaya, karena tidak paham medan dapat membuatnya melaju kencang hingga akhirnya terjatuh. (min)

Facebook Comments

About the Author