Published On: Jum, Nov 13th, 2015

Rumah Dan Uang Petani Ini Ludes Terbakar

MERAKURAK

HANGUS : Kondisi rumah ludes terbakar

HANGUS : Kondisi rumah ludes terbakar

seputartuban.com – Kasmo (45) warga Dusun Paloan, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kab. Tuban harus rela rumahnya ludes dilalap sijago merah saat ditinggal keladang, Jumat (13/11/2015).

Kejadian bermula saat pukul 09.0 WIB, tetangga korban mengetahui tiba-tiba api yang berasal dari rumah korban sudah membesar. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berduyun-duyun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Karena keterbatasan alat dan juga rumah yang terbuat dari kayu, api terus membara membakar rumah. Diperparah karena tiupan angin menambah kebakaran tambah parah.

Kepala Desa Tuwiri Wetan, Setiyo Budi mengatakan, karena rumah yang terbuat dari kayu dan karena angin kencang api dengan cepat menghanguskan rumah beserta isinya. Akibatnya tidak ada barang yang dapat diselamatkan dari amukan api.

“Kita berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, dan api lebih cepat menghanguskan rumah bersama isinya,” kata Kades.

Pemadam kebakaran datang dan berhasil memadamkan api, namun rumah itu sudah rata dengan tanah. Korban yang datang dari ladang melihat rumahnya rata dengan tanah menangis histeris.

Selain itu, harta benda milik korban ikut hangus terbakar, termasuk uang tabungan korban sekitar Rp. 5 juta ikut terbakar. Uang tersebut rencananya akan dipakai untuk biaya tanam, korban menggarap lahan milik perhutani yang berada disekitar desa.

“Yang tersisa tinggal baju yang melekat ditubuhnya, tidak ada barang yang dapat diselamatkan,” sambung Kades.

Kades menambahkan bahwa korban termasuk keluarga miskin, sehingga Pemdes akan berupaya untuk membenahi rumah korban dan juga mengusulkan ke Pemkab agar mendapatkan bantuan. Untuk sementara korban tinggal bersama keluarga sambil menunggu rumahnya diperbaiki.

“Kita akan bantu untuk membenahi rumah korban dan syukur ada perhatian dari Pemkab,” harap Kades.

Kapolsek Merakurak, AKP. Benu Hamzah Kapolsek Merakurak, mengatakan dari hasil olah tempat kejadian, kebakaran diduga disebabkan konsleting listrik. Akibat kejadian itu kerugian mencapai Rp. 50 juta.”Dugaan sementara karena konselting arus listrik yang ada dirumah korban,” jelas Kapolsek. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author