Published On: Kam, Jun 9th, 2016

Rp. 294 Miliar Dalam APBD 2015 Nganggur

TUBAN

seputartuban.com – Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (SiLPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 sebesar Rp 294 miliar. Hal itu terungkap dalam rapat Paripurna DPRD Tuban dalam agenda Nota Penjelasan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2015, di ruang rapat paripurna, Rabu (8/6/2016) siang.

Paripurna DPRD Tuban

Paripurna DPRD Tuban

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein mengatakan bahwa banyaknya SiLPA tersebut disebabkan karena ada sisa anggaran bagi guru sertifikasi yang tidak bisa terbayarkan. Serta dana dari pemerintah pusat,  perencanaannya belum selesai, sehingga dapat direalisasikan. “Dana SiLPA tidak semuanya berasal dari DAK, sebesar Rp. 130 miliar untuk dana sertifikasi guru dan Rp. 164 miliar itu dana DAK yang tidak bisa terserap,” jelas Wabup.

Alasan tidak terserapnya DAK disebabkan karena peraturan yang berubah-ubah diakhir. Serta juklak dan juknisnya selalu mengalami perubahan, sehingga waktu pelaksanaannya habis. “Untuk tahun 2016 perencanaan pelaksanaan DAK sudah kita susun. Untuk DAK 2016 perencanaannya disusun 2015, sedangkan DAK 2017 disusun 2016, sehingga perencanaan sudah ada,” sambung Wabup.

Wabup menambahkan bahwa untuk tahun anggaran 2016 ini Pemkab Tuban difokuskan untuk pembangunan jalan. Sehingga untuk tahun anggaran berikutnya baru dilaksanakan pembangunan infrastruktur lainnya.

Diketahui, bahwa berdasarkan surat dari Kepala Perwakilan BPK-RI Propinsi Jawa Timur, nomor 138/5-HP/XVIII.SBY/05/2016 tertanggal 31 Mei 2016. Bahwa Kabupaten Tuban memperoleh penilaian atas laporan keuangan tahun anggaran 2015 berupa Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Untuk tahun anggaran 2015 APBD Tuban sebesar Rp 2.257.207.968.561, penyerapan anggaran sebesar Rp 1.998.111.557.092, sehingga ada SiLPA sebesar Rp 294.018.836.475. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author