Published On: Sel, Okt 16th, 2018

Ribuan Orang Berebut Jadi ASN, Hanya Dokter Spesialis Kosong Pelamar

seputartuban.com. TUBAN – Tahun 2018 terdapat lowongan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di seluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Tuban. Sebagaimana telah ditetapkan dalam keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan RB) nomor 598 Tahun 2018 tentang kebutuhan pegawai aparatur sipil negara dilingkungan kabupaten Tuban Tahun Anggaran 2018. Sejumlah 297  formasi yang dibuka, masyarakat diberikan kesempatan mendaftar lowngan cpns di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tuban.

Wakil Bupati Tuban : Noor Nahar Hussein

Sesuai jadawal dari pemerintah pusat, sejak 19 september 2018 pendaftaran cpns mulai dibuka. Berdasarkan Surat dari Badan Kepegawaian Negara Nomor K26-30/V141-2/99 pada tanggal 3 Oktober 2018 Perihal Perpanjangan Jadwal Pendaftaran CPNS Tahun 2018. Disampaikan bahwa berdasarkan hasil rapat Panselans tanggal 3 Oktober 2018 yang membahas perkembangan terkini diberbagai daerah yang berdampak pada jadwal pelaksanaan seleksi CPNS 2018, diputuskan bahwa pendaftaran penerimaan CPNS melalui “sscn.bkn.go.id” kemudian diperpanjang sampai tanggal 15 Oktober 2018 pukul 23.59 WIB.

“Sampai hari ini jumlah pendaftar cpns mencapai 3.429 peserta, formasinya sudah ditentukan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tuban, Nur Hasan saat dikonfirmasi, Kamis (11/10/2018).

Dari jumlah keseluruhan formasi yang dibuka tersebut yakni, tenaga guru sebanyak 171, tenaga teknis sebanyak 23, tenaga kesehatan sebanyak 58, Eks K2 sebanyak 28, Cumlaude sebanyak 14, Disabilitas sebanyak 3 pegawai. “Sesuai informasi yang sudah  beredar mereka yang mmenuhi persyaratan ada formasi khusus untuk Tenaga Honorer K2 mengikuti seleksi Cpns. Sedangkan yang tidak mencukupi ketentuan test CPNS,  informasi dari pusat akan diarahkan ke PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Ketentuan PPPK tersebut sampai saat ini msh kita tunggu,” imbuhnya.

Dari  Jumlah pendaftar yang mencapai 3.429 peserta, untuk lowongan terbanyak Di BAPEDA hingga mencapai 184 pendaftar. Untuk (tiga besar) jabatan Pranata komputer 148 di Dinas Kominfo dan Pranata komputer 109 di BKD.

Kemudian data yang dihimpun seputartuban.com dari Sat Intelkam Polres Tuban, untuk bulan Agustus sampai September sebanyak 1.490 permohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian ( SKCK),  sebagai salah satu syarat untuk mendaftar CPNS.

Sedangkan jelang penutupan pendaftaran CPNS masih terdapat formasi yang masih belum ada pelamarnya. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein usai rapat paripurna di DPRD Tuban, Senin (15/10/2018).

Secara rinci, Wabup menjelaskan rincian formasi dokter spesialis tersebut adalah spesialis ahli urologi, dokter spesialis ahli bedah saraf, dokter spesialis ahli jantung, serta dokter spesialis ahli paru-paru. “Ada 8 yang  belum terisi semua, dan saya harapkan kurang 1 hari ini bisa ada yang ngisi,” harapnya.

Menurut Wabub dua periode itu,  sebelumya pemkab Tuban  telah memprediksi jika pengisian formasi dokter spesialis itu mengalami sedikit kendala. Karena mencari dokter spesialis apalagi yang super spesialis itu tergolong sulit. Dokter spesialis yang ada rata-rata telah berusia di atas 35 tahun. Disamping itu, mereka kebanyakan lebih memilik berkarir di kota besar yang dinilai lebih menjanjikan.  “Dokter spesialis memang agak sulit , yang pertama Dokter spesialis umurnya diatas 35 tahun,” imbuhnya.

Dalam hal ini, jika tidak ada pendaftar lowongan dokter spesialis, maka formasi tersebut akan ditarik pusat. Yang asalnya dapat dapat 2 formasi  dirubah menjadi  1 formasi. Yakni 1 dokter spesialis dan 1 dokter umum.

“Biasanya waktu kita mengisi verifikasi rumah sakit Dr. Koesma dari  C ke B dan harus ada dokter spesialis, itupun kita mencarinya harus ekstra ada isentif-insentif tertentu supaya dokter spesialis mau ke Tuban,” pungkasnya. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

About the Author