Published On: Sel, Okt 14th, 2014

Revitalisasi Taman Hutan Kota Harga Mati

TUBAN

SUPRIYONO: Agar pertumbuhan tanaman bisa maksimal maka perlu dilakukan pengurukan tanah yang sehat. Saat ini pekerjaan pengurukan tanah tengah dikebut. (foto: ARIF AHMAD AKBAR)

SUPRIYONO: Agar pertumbuhan tanaman bisa maksimal maka perlu dilakukan pengurukan tanah yang sehat. Saat ini pekerjaan pengurukan tanah tengah dikebut. (foto: ARIF AHMAD AKBAR)

seputartuban.com–Keberadaan taman hutan kota di Jalan Pahlawan Tuban yang dikomplain warga lantaran minimnya fasiltas pendukung, tahun ini direspon pemkab setempat dengan mengucurkan dana revitalisasi sebesar Rp 300 juta.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas PU Pemkab Tuban, Lilik Subianto, tak memungkiri taman hutan kota memerlukan revitalisasi. Masukan ini menjadi prioritas menyusul banyaknya komplain dari masyarakat yang mengeluhkan terbatasnya ruang dan fasiltas untuk pengunjung.

Padahal taman hutan kota menjadi salah satu destinasi yang dalam dua tahun terakhir terus disemuti warga. Terutama saat akhir pekan tiba maupun hari-hari libur lainnya.

Berkaitan itu, sebut Lilik, seiring kepadatan pengunjung yang terus meningkat maka revitalisasi atas taman hutan kota adalah harga mati.

“Tahun ini akan dilakukan revitalisasi seperti penambahan sarana bermain anak dan penambahan beberapa gazebo serta peninggian tanah. Mengingat kategori tanah di sini  berbatu sehingga menyulitkan peresapan air ketika musim kemarau seperti saat ini” kata Lilik, Selasa (14/10/2014) siang.

Menurut dia, pemugaran bertujuan agar pengguna fasilitas taman hutan kota menjadi lebih nyaman singgah namun tetap tidak melupakan segi keamanannya.

Sementara Supriyono selaku penanggung jawab taman kota, mengimbuhkan agar pertumbuhan tanaman bisa maksimal maka perlu dilakukan dengan pengurukan tanah yang sehat. Menurut dia, saat ini untuk pekerjaan pengurukan tanah di taman hutan kota tengah dikebut.

Dikatakan, revitalisasi sejumlah taman di wilayah Kabupaten Tuban tak cuma untuk mempercantik wajah kota, tapi juga untuk memecah kepadatan pengunjung yang terus meroket belakangan ini.  ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos