Published On: Rab, Apr 3rd, 2013

Rest Area Dibangun Lagi Dengan Anggaran Rp. 2,5 Milyar

Share This
Tags

TUBAN

DISIDAK : Komisi D DPRD Tuban saat sidak pembangunan Rest Area beberapa waktu lalu

DISIDAK : Komisi D DPRD Tuban saat sidak pembangunan Rest Area beberapa waktu lalu

seputartuban.com – Pembangunan Rest Area di eks Terminal Tuban, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban akan diteruskan. Dengan bersumber dari dana Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2013 sebesar Rp. 2,5 Milyar.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perekonomian dan Pariwisata, Kabupaten Tuban, Imron Achmadi, saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (02/04/2013) menegaskan pembangunan eks Rest Area bukan molor.

Namun program pembangunan berkelanjutan. Dengan melakukan penganggaran tahap 2 pada APBD 2013. Dan saat ini prosesnya sudah mulai penyelesaian desan dan penataan bangunan. “Hari Kamis dalam minggu ini, poses penataan ruang dan kelanjutan sudah selesai. Kita rencanakan disudut utara ada Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) mini,” jelasnya.

Masih menurut Imron, pada Senin (08/04/2013) proposal pengajuan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan desaian akan diajukan ke Pemkab Tuban. Kemudian akan dilakukan lelang pekerjaan. Dengan waktu sekitar 2 bulan. Dan diperkirakan pada awal Juli 2013, pembangunan tahap 2 dapat dimulai.

Diantaranya memberi tambahan pada tiang dan lantai 2 Rest Area. Memberi fasilitas pertokoan. Dan pagar keliling pada bagian utara, barat dan selatan. ” Memang sekarang masih berhenti pembangunan, kita perlu proses. Setelah selesai, semua tetap akan di LPJ-kan,” ungkapnya.

Seperti diberikan beberapa waktu lalu, Komisi D DPRD Tuban saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) menemukan dugaan kekurangan material proyek. Berupa kekurangan bahan baku berupa baja untuk penambahan tiang dan penyangga. Sedangkan pembangunan dikerjakan oleh PT. Sarana Karya Bangun Persada dengan nilai proyek sebesar Rp. 3,3 Milyar. Dan dari jadwal yang ditentukan mengalami keterlambatan pengerjaan sejak 20 Desember 2012. (han)

Facebook Comments

About the Author