Published On: Sel, Apr 26th, 2016

Reses Warsito ; Glagahsari Butuh SMP Baru

SOKO

UNDANGAN BERLEBIH : Anggota DPRD Tuban, Warsito saat berdiskusi dengan 200 peserta Reses yang sebagian besar kalangan ibu-ibu

UNDANGAN BERLEBIH : Anggota DPRD Tuban, Warsito saat berdiskusi dengan 200 peserta Reses yang sebagian besar kalangan ibu-ibu

seputartuban.com – Reses anggota DPRD Tuban, Warsito dihadapan 110 undangan, Jumat (22/4/2016), di Desa Glagahsari, Kecamatan Soko, menjadi ajang curhat dan pendidikan kepada masyarakat. Karena selain menerima aspirasi, politisi dari PKS itu juga menjelaskan peran wanita yang harus dilakukan saat ini. Dengan semangat perjuangan RA Kartini.

Perlunya dikembangkan peran wanita dalam bidang pendidikan maupun peningkatan taraf hidup masyarakat. Tentu tanpa meninggalkan kodratnya sebagai seorang kaum hawa. Wanita harus tetap berusaha maksimal untuk turut serat merubah keluarga dan sosial tanpa harus mengabaikan atau meninggalkan kodratnya sebagai seorang ibu.

Sedangkan keluhan masyarakat adalah masih perlu ditambah perhatian bidang pendidikan. Jarak tempuh siswa dengan tempat pendidikan sangat jauh. Masyarakat berharap didirikan sekolah menengah pertama (SMP) yang aksesnya tidak jauh dari masyarakat.

“Kami berharap agar rencana Pembangunan SMPN 3 Soko segera direalisasikan. Karena dari Desa Glagahsari jarak untuk menuju tempat pendidikan harus menempuh jarak sejauh 6 hingga 7 Km sekali jalan,” terang Annisa, salah satu hadirin Reses.

SEMANGAT : Warsito saat menjelaskan kepada undangan

SEMANGAT : Warsito saat menjelaskan kepada undangan

Selain itu masih diperlukanya peningkatan kualitas pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan sederajat diwilayah pinggiran kota. Selain itu perhatian pendidikan non formal juga dirasa masih sangat perlu diperhatikan. Karena membangun sumberdaya manusia (SDM) lebih seimbang dilakukan melalui jalur formal dan non formal.

“Belum dapat dimaksimalkanya masing-masing tempat pendidikan yang mampu menyelaraskan  pendidikan berbasis agama. Serta belum adanya penekanan khusus terpadap materi yang menjelaskan secara rinci tentang pendidikan sikap dan akhlaq,” kata Hanafi (39) tokoh masyarakat yang hadir.

Menanggapi hal itu, politisi muda yang dikenal aktif di masyarakat itu membenarkan saran masyarakat. Karena memang kondisi sebenarnya sesuai dengan yang disampaikan para peserta Reses. “Sudah selayaknya untuk wilayah Desa Glagahsari ini memiliki gedung untuk siswa menempuh pendidikan pertama. Hal ini mengingat jarak yang harus ditempuh. Maka sudah tentu konsentrasi mereka memperoleh pendidikan berkurang karena sampai disekolah mereka sudah lelah,” tegasnya.

Seluruh aspirasi masyarakat yang diterima selama 4 hari melakukan Reses,sebagai dasar untuk dibahas di dewan. Kemudian menjadi saran kepada Pemkab Tuban untuk ditindaklanjuti. Karena benar-benar kebutuhan masyarakat, sebaiknya Pemkab Tuban tidak mengabaikanya.

Selain itu, beberapa keluhan warga lainya ialah rusaknya ruas jalan penghubung Desa Glagahsari dengan Desa Kenongosari. Jalan sepanjang 1 KM rusak akibat dipakai melintas truk pengangkut pasir. Hasil tambang yang dilakukan secara manual dari Sungai Bengawan Solo. Warga berharap badan jalan segera diperbaiki termasuk dibuatkan tembok penahan jalan. Karena kontur tanah bergerak jika dipakai melintas beban kendaraan.

Reses Warsito dilakukan di Desa Pandanwangi, Desa Bangunrejo, Desa Pandanagung Desa Glagahsari. Sejak 19,20,21,22 April 2016. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author