Published On: Jum, Apr 13th, 2012

Reses, Antara Serius dan Formalitas Belaka

Share This
Tags

Penulis : Redaksi

DPRD Kabupaten Tuban, mulai Jum’at (13/04/2012) hingga Senin (16/04/2012) melakukan program Reses pertama kalinya ditahun anggaran 2012 ini. Program dengan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Berlanja Daerah (APBD) Kabupaten Tuban tahun 2012 ini.

Masing-masing wakil rakyat dianggarkan Rp. 24 juta untuk 4 hari dan kegiatan Reses. Dengan total dana keseluruhan anggota DPRD Tuban sekitar Rp. 1,6 Milyar,”kalau sudah dipotong PPH dan PPN, kita terima sekitar Rp. 20 juta,” ungkap seorang anggota DPRD Tuban.

Namun dalam pelaksanaanya, kegiatan yang seharusnya menjadi konsumsi publik ini mendapat tanggapan beragam dari kalangan wakil rakyat ini. Pasalnya beberapa diantaranya membuka diri tentang detail kegaiatan yang dilakukan, namun beberapa lainya lebih menutup diri dengan bersikap bungkam dengan kegaiatan resesnya.

Hal ini memunculkan banyak spekulasi, diantarnya ada anggota DPRD yang serius menjalankan kegiatan ini, bahkan tak jarang diantaranya harus mengeluarkan kocek pribadi untuk menjalankan resesnya.

Tetapi sisi lain, dimungkinkan sejumlah anggota DPRD Lainya yang lebih menutup diri dari kalangan media, LSM atau pemerhati DPRD lainya. Dengan beragam alasan mereka menutup rapat akses informasi kegiatan yang akan dilakukan.

Hal ini memunculkan beragam tanggapan, diantaranya untuk anggota yang menutup diri ini terkesan akan melakukan resesnya dengan sekedar formalitas belaka. Sehingga mereka tidak ingin belangnya diketahui masyarakat luas.

Modusnya diantaranya, dari beberapa anggota DPRD hanya dijadikan satu lokasi kegiatan. Selain itu mungkin saja jumlah warga yang diundang sangat jauh dari sebuah kelayakan acara karena jumlahnya sedikit. Bahkan dengan hanya mengumpulkan kolega, kader terdekat maupaun sanak keluarganya saja.

Saatnya masyarakat Kabupaten Tuban turut serta dalam mengawasi para wakilnya. Apalagi program Reses ini diperuntukkan menampung segala aspirasi masyarakat yang semestinya diperjuangkan untuk menjadi sebuah perubahan sosial.

Terlepas dari konroversi yang mengiringi Reses, tulisan ini tidak bermakasud sebagai ajang membandingkan antara sesama wakil rakyat ataupun menghakimi. Namun sekedar menginformasikan kepada masyarakat luas, tentang sisi lain pelaksanaan Reses pertama di DPPD Tuban tahun 2012 ini.

Semoga para wakil rakyat kita dapat menjalankan amanahnya sebaik mungkin, termasuk dalam menjalankan Reses ini.

Facebook Comments

About the Author