Published On: Sab, Agu 3rd, 2019

Resah, Warga Tahulu Pertanyakan Pemasangan Seismik

seputartuban.com, MERAKURAK -Pemasangan patok yang dilakukan oleh sejumlah pekerja di beberapa kawasan rumah warga Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Kab. Tuban menimbulkan keresahan. Karena mereka tidak menerima penjelasan terkait pemasangan tanda dari bambu bertanda pita merah dan biru tersebut.

Disamping salah satu rumah warga dipasang tanda/patok seismik dengan pita merah

Sejak sekitar sepekan lalu lahan pekarangan rumah atau lahan pertanian warga dipasangi tanda oleh beberapa pekerja. Mereka memasang patok tanpa persetujuan pemiliknya.

Seperti diungkapkan salah seorang warga, Tarno (50), warga Dusun Bancang, Desa Tahulu, saat ditemui seputartuban.com di rumahnya, Jumat (2/8/2019).

Dia mengaku tidak tahu pemasangan patok tersebut. “Saya tidak tahu tujuan pemasangan patok ini untuk apa. Nanti kalau patok ini sebagai titik pengeboran, saya ya tidak boleh. Nanti tanah saya rusak,” katanya.

Dia tidak pernah menerima penjelasan atau pemberitahuan apapun sampai saat dikonfirmasi oleh seputartuban.com. Dari perusahaan yang sedang bekerja atau dari pemerintah setempat. “Saya tidak pernah diberitahu dari pemerintah desa atau dari siapa saja ,tahu-tahu ya sudah dipasang patok ini,” imbuhnya.

Senada juga disampaikan oleh Marlik (45), warga setempat, Ia menceritakan, saat ada pekerja yang melakukan pemasangan patok di samping rumahnya, juga tidak ada izin terlebih dahulu. “Pemasangan patok ini tidak ada komunikasi dengan saya mas, tahu-tahu sudah dipasang dan saya juga tidak tau gunanya untuk apa,” jelasnya.

Dia juga mengetahui pekerja dari yang melakukan pemasangan dua patok yang berwarna biru dan merah, di lahan persil dan lahan pribadinya. Dia hanya mendapat sedikit penjelasan. Untuk patok warna biru untuk jalur kabel dan warna merah untuk titik pengeboran.”Kalau pemasangan patok warna merah di rumah ini ,ya meskipun dikasih ganti rugi saya tetap tidak boleh,” tegasnya.

Salah satu perkarangan rumah warga lainnya juga dipasang tanda serupa

Terpisah, Field Relation PT. Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ), Eko Broto, saat dikonfirmasi lewat saluran telepon selularnya menjelaskan tujuan dari pemasangan patok itu bukan berarti yang akan dibor. Tapi untuk tanda mereka yang akan menerima sosialisasi langsung.
“Jadi daerah yang berada di dalam patok merah itu, berarti ini daerah yang mungkin bisa terkena dampaknya,” ungkapnya, Sabtu (3/8/2019).

Pemasangan patok yang dilakulan pihak ke -3 yaitu oleh PT Elnusa. Jika terjadi kerusakan maupun dampak lainnya. Selain berkomitmen hal tersebut, pihaknya sudah berkordinasi dengan pemerintah kabupaten, untuk menentukan besaran kompensasi, yang meliputi tanaman dan bangunan. Serta tahapan penyelesaian serta pelibatan masyarakat.

“Rencananya kalau daerah perumahan ya tidak di bom dan gak di eksplosif, tapi ada alat yang lebih canggih namanya fightbrow. Akan tetapi nanti itu juga menciptakan sumber getaran,” pungkasnya.RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

komentar dengan santun

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Berita Terkini

Videos