Published On: Sen, Nov 3rd, 2014

Relokasi SDN Rahayu Terkendala Gedung Kosong

SOKO

GEDUNG KOSONG: Inilah gedung berlantai dua yang akan menjadis ekolah abru SDN Rahayu 1 Kecamatan Soko. foto: ARIF AHMAD AKBAR

GEDUNG KOSONG: Inilah gedung berlantai dua yang akan menjadis ekolah abru SDN Rahayu 1 Kecamatan Soko. (foto: ARIF AHMAD AKBAR)

seputartuban.com–Proses relokasi SDN Rahayu, Kecamatan Soko, sebagai upaya menjauhkan proses belajar mengajar dari pusat pengeboran sumber minyak Joint Operating Body Pertamina PetroChina East Java (JOB PPEJ) desa setempat, sepertinya bakal tidak mulus.

Buktinya, meski bangunan dua lantai yang akan menjadi sekolah baru hasil merger SDN Rahayu 1 dan SDN Rahayu 2 tersebut sudah rampung Juni lalu, namun hingga saat ini belum bisa difungsikan.

Akibatnya, para siswa dan guru tetap bertahan di tengah kondisi udara panas dan suara deru mesin yang berisik saat pelajaran berlangsung. Sebab, sekolah yang berada di sebelah Balai Desa Rahayu tesebut hanya berjarak beberapa langkah saja dengan pusat pengeboran minyak.

Tapi, untuk segera menempati gedung sekolah baru dekat Pasar Desa Rahayu yang seluruh biaya pembangunannya ditanggung JOB PPEJ tersebut, ternyata tak semudah memablik telapak tangan.

Kepala SDN Rahayu, Kardjono, mengatakan letak gedung sekolah yang berdekatan dengan lokasi pengeboran sangat mengganggu.

Menurut dia, gangguan tidak cuma berasal dari suara mesin besar tapi juga sering muncul bau tak sedap saat pelajaran berlangsung. Kardjono menduga bau tak sedap yang sangat menyengat tersebut berasal dari gas yang ditimbulkan berlangsungnya proses pengeboran.

Selain itu, udara di kawasan sekolah juga sangat panas. Hawa panas itu jelas berasal dari cerobong api yang terus menyala sepanjang hari.

“Jika situasi ini tak segera diatasi kami khawatir konsentrasi dan kesehatan siswa terancam karena bau gas sangat menyengat. Kami sudah koordinasikan hal ini dengan pemerintah desa dan UPTD (Disdikpora Kecamatan Soko) tapi belum ada realisasi,” kata Kardjono, Senin (03/11/2014) siang.

Berkaitan itu, pihaknya meminta agar proses pindah gedung baru segera bisa dilaksanakan mengantisipasi berbagai ancaman yang timbul dari situasi yang tidak nyaman tersebut.

Meski begitu, Kardjono memberikan apreasiasi positif kepada piha JOB PPEJ yang sudah menyalurkan dana tanggung jawab sosial (CSR) untuk kepentingan seluas-luasnya kepada dunia pendidikan. Salah satunya dengan prioritas pembangunan gedung SDN Rahayu yang baru.

Terpisah, Kepala UPTD Disdikpora Kecamatan Soko Supaat, menjelaskan pihaknya beberapa bulan lalu sudah melakukan konfirmasi dengan JOB PPEJ terkait proses relokasi tersebut.

“Pihak JOB PPEJ mengatakan bangunan gedung memang sudah selesai. Namun sarana penunjang belajar lainnya belum ada sehingga proses relokasi belum bisa dilakukan,” kata dia yang juga mengaku belum tahu pasti kapan proses relokasi SDN Rahayu dilakukan.  ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos