Published On: Rab, Agu 1st, 2018

Rela Tidak Ketemu Keluarga Sebulan Demi Jualan Bendera

seputartuban.com, TUBAN – Menjelang bulan agustus menjadi langganan sejumlah orang untuk melancong ke daerah lain. Mereka mengais rezeki dari berjualan bendera merah putih dan umbul-umbul serta aksoseris peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI.

PELANCONG : Sudirman saat menjajakan dagangannya

Sejak pertengahan Juli lalu, para pedagang yang sebagian besar dari luar provinsi tersebut mulai berdatangan. Salah satunya di Kabupaten Tuban. Mereka mangkal disejumlah trotoar ruas jalan protokol di Kabupaten Tuban.  Sekitar sebulan, mereka menetap di Tuban untuk berjualan.

Aneka ukuran bendera dan umbul-umbul serta aksesoris peringatan HUT Kemerdekaan disediakan dengan harga yang bervariasi. Berharap banyaknya kebutuhan masyarakat untuk memperingatan HUT Kemerdekaan ke 73 kali ini juga seperti tahun sebelumnya, dapat menjadi ladang mengais rezeki.

Seperti salah satu pedagang  yang mangkal di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Tuban, Sudirman, warga asli Desa Ujung Wetan, Kecamatan Jomblang, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Dia tiap mejelang bulan Agustus selalu melancong ke daerah lain. Untuk berjualan bendera dan aksesoris HUT Kemerdekaan RI.

Sehari-hari dia sebenarnya sebagai operator persewaan sound system. Namun jelang musim HUT Kemerdekaan dia melancong dan kali ini di Tuban untuk menjajakan dagangannya. “Sudah bertahun-tahun saya jualan seperti ini,” katanya, Selasa (31/7/2018).

Aktivitas jualan seperti itu sudah hampir menjadi tradisinya. Karena dapat menjadi nilai tambah pendapatan ekonomi keluarganya dibanding hari biasa. “Namanya kerja jauh dari keluarga tidak apa, paling sekitar sebulan tidak ketemu keluarga,” imbuhnya.

Selama berdagang sekitar sebulan, dia biasanya mampu mengumpulkan hasil kotor Rp. 1 juta sampai Rp. 5 juta. “Ya hasil jualan itu masih dipotong biaya makan, biaya kos dan lainnya. Tapi lumayan dibanding jadi operator sound,” tuturnya.

Penjual bendera di Kabupaten Tuban yang saat ini menjamur, datang dari sejumlah daerah. Selain dari Kabupaten Cirebon juga dari Kabupaten Garut. Selain itu juga ada yang dari Surabaya. RUSWANTO

Facebook Comments

About the Author