Published On: Rab, Mei 14th, 2014

Rekontruksi Kasus Perhiasan KSB Diperagakan 40 Adegan

Share This
Tags

TUBAN

TERUS DIPROSES : Salah satu adegan rekontruksi kasus hilangnya liontin dan perhiasan KSB, Rabu (14/5/2014)

TERUS DIPROSES : Salah satu adegan rekontruksi kasus hilangnya liontin dan perhiasan KSB, Rabu (14/5/2014)

seputartuban.com – Untuk mendalami kronologi kasus hilangnya perhiasan dan liontin Kongco senilai sekitar Rp. 2 miliar Klentheng Kwan Sing Bio Tuban. Petugas penyidik Polda Jatim dan Polres Tuban melakukan reka ulang kejadian, Rabu (14/5/2014), siang.

Rekontruksi dilakukan sebanyak 40 adegan. Mulai dari adegan saksi yang bertugas sebagai penerima uang kas atau uang lelang perhiasan di sebuah ruang sebelah barat tempat peribadatan. Dalam adegan ini diperagakan kegiatan penerimaan sedekah dari umat.

Saksi berinisial W sedang duduk di kursi tempat kerjanya. Sedangkan di depannya seorang pengurus harian yang juga sebagai saksi sedang memberikan benda kepada saksi perempuan itu.

Agedan lain juga dilakukan saat proses lelang, pemindahan perhiasan hingga pengamanan. Dilakukan saksi yang juga Ketua KSB, Gunawan  Putra Wirawan. Dia memperagakan sebanyak 20 adegan dari 40 adegan yang direncanakan. “Saya sudah ada 20 tadi, di kongco, di belakang saat lelang, masih kurang sebagian itu kelihatannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gunawan memastikan adanya polemik yang terjadi di KSB ini berimbas kegiatan operasional klentheng ternama ini. Salah satunya lelang perhiasan dan liontin ditiadakan. Karena musyawrah pengurus tidak dapat dilakukan. ” Rencananya tanggal 19 juli 2014 ini ada lelang itu untuk penambahan kas klenteng. Kelihatannya tidak ada, karena belum selesai prosesnya. Kalau perayaan dan pribadatan tetap akan diadakan,” jelasnya.

Terkait rekontruksi ini, Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat menjelaskan kasus ini sebelumnya telah dilakukan gelar perkara. Hasilnya rekontruksi disertai oleh pengawas penyidik (Wasdik) dan Identifikasi Polda Jatim. Agar kasus ini jelas prosedur hukumnya telah dilaksanakan dengan baik. “Dari Wasdik Polda dan Identifikasi Polda Jatim, 40 adegan, ” ungkapnya singkat. HANAFI

Facebook Comments

About the Author