Published On: Sel, Agu 23rd, 2016

Reklamasi Pantai Boom Senilai Rp. 3,5 Miliar Gagal Dibangun Tahun Ini

TUBAN

seputartuban.com – Rencana reklamasi untuk pembangunan terminal wisata pantai Boom Tuban gagal dibangun tahun ini. Karena hingga saat ini Pemkab Tuban belum mengantongi ijin reklamasi dari Pemerintah Provinsi Jatim.

.Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein

.Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein

Rencananya terminal yang berada disebelah timur Pantai Boom tersebut akan dibangun seluas 2 hektar. Namun Pemkab harus melakukan reklamasi pantai terlebih dahulu agar terminal dapat dibangun. Sedangkan untuk melakukan reklamasi harus mendapat ijin dari Pemprov.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein mengatakan bahwa tahun ini pemkab telah menganggarkan dana sebesar Rp 3,5 miliar untuk pengurukan lokasi terminal melalui Perubahan APBD 2016. Namun, karena belum mendapatkan ijin reklamasi akhirnya kegiatan tersebut batal dilaksanakan. “Karena belum dapat ijin, dana itu kita alihkan untuk kegiatan lain,” kata Wabup, kemarin lalu.

Pelaksanaan pembangunan terminal itu pemkab belum dapat memastikan kapan akan dilaksanakan. Saat ini pihak Pemkab masih melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi selaku pemberi ijin reklamasi. “Kita masih terus melakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim,” sambung Wabup.

Diketahui, pembangunan terminal tersebut bertujuan untuk mengurangi kemacetan di wilayah Tuban Kota. Serta untuk menampung Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sering mangkal ditepi jalan. Selain itu, untuk meningkatkan pengunjung yang datang kelokasi wisata itu. Dengan adanya terminal yang dekat dengan lokasi wisata itu mempermudah akses bagi pengunjung. Bahkan saat ini desain pembangunan terminal itu telah dibuat.

Sesuai dengan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, bahwa jika sebelumnya mulai garis 0-10 mil kawasan pantai menjadi kewenangan pemkab kini menjadi otoritas Pemprov. “Pemerintah provinsi Jatim yang memiliki kewenangan tersebut, bukannya tidak tapi belum memberikan rekomendasi,” pungkas Wabup. USUL PUJIONO/MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author