Published On: Ming, Jul 21st, 2013

Razia Pedangan, Polisi Sita 5 Petasan

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Razia petasan yang dilakukan oleh Sabhara Polres Tuban, Sat Pol PP Pemkab Tuban dan anggotaTNI. Menyita 5 buah petasan berukuran besar, Jum’at (19/07/2013) malam.

Razia petasan

RAZIA : Polisi sedang memeriksa penjual petasan

Razia ini ditujukan bagi pedagang yang menjual petasan yang dilarang. Yakni, memiliki kadar ledak tinggi. Selain itu juga petasan yang tidak masuk dalam daftar jual mainan.

Pemeriksaan dilakukan pada pedagang yang berada di sekitar Alun-alun Tuban. Di lokasi itu, petugas memeriksa kelengkapan surat penjualan mainan jenis petasan. Alasannya, setiap pedagang yang menjual petasan segala jenis harus memiliki surat ijin penjualan dari agen resmi.

Hasilnya, petugas hanya mendapati 2 petasan berukuran besar. Dimana, jenis dan nama petasan itu tidak masuk dalam daftar penjualan yang dimiliki petugas. Sehingga petasan harus diamankan. Sedangkan pedagangnya hanya diberi peringatan, agar meyarankan pada pembelinya bila menyalakan petasan jangan waktu beribadah.

Pemeriksaan dilanjutkan pada agen petasan yang berada di Jl. Panglima Sudirman, Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Hasilnya petugas memperoleh petasan besar yang tidak berlabel sebanyak 15 buah lebih. Petasan tersebut hanya disita sebanyak 2 buah. Dan petugas kembali hanya mengingatkan petasan besar itu jangan dijual pada warga umum. Selanjutnya, petugas menyisir pedagang petasan yang ada di Jl. Sunan Kalijogo, di lokasi tersebut petugas juga memperoleh petasan besar yang sama.

Kasat Shabara Polres Tuban, AKP Yani Susilo saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, razia dilakukan sebagai bentuk pengamanan saat bulan puasa. Agar para penjual tidak semena mena menjual petasan yang dilarang. Selain itu juga agar pembeli tidak membunyikan petasan yang mengganggu ketertiban umum.

“Dari pengakuan agen, petasan tersebut tidak dijual umum. Prakteknya banyak pedagang yang menjualnya. Kita akan terus melakukan pemeriksaan, agar tidak banyak petasan berbahaya, ” jelasnya. (han)

Facebook Comments

About the Author