Published On: Jum, Des 18th, 2015

Razia Kos Temukan Anak Hamil

Share This
Tags

TUBAN

Gugup : Petugas saat memeriksa penghuni rumah kos

Gugup : Petugas saat memeriksa penghuni rumah kos

seputartuban.com – Razia penghuni kos yang dilakukan Polsek Tuban, Kamis (17/12/2015) membuahkan hasil. Petugas menemukan pasangan bukan suami istri tinggal sekamar. Bahkan menemukan pasangan dibawah umur, yang perempuan dalam kondisi hamil.

Petugas menemukan pasangan bukan suami istri di kawasan kos Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Tiap kamar kos diperiksa petugas untuk memeriksa penghuninya.

Malu : Penghuni rumah kos yang diamankan petugas di Mapolsek Tuban untuk didata dan dibina

Malu : Penghuni rumah kos yang diamankan petugas di Mapolsek Tuban untuk didata dan dibina

Disalah satu kamar terdapat pasangan bukan suami istri Yani Wido Trisasongko (34), warga Kelurahan Kambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Tinggal sekamar dengan Wulandari (26), warga Desa Kertosono, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.

Petugas sempat kaget saat menemukan pasangan dibawah umur. Yakni YKPP (18), warga Kecamatan Tuban tinggal sekamar dengan RSS (17) juga warga Kecamatan Tuban.

Saat diperiksa RSS perutnya dalam kondisi buncit. Ternyata sudah hamil 3 bulan. Saat ditanya petugas, keduanya rumahnya dalam kota namun memilih kos, mereka beralasan sedang menunggu panggilan pekerjaan.

Kapolsek Tuban, AKP Supar, mengatakan razia ini akan semakin digiatkan menjelang Natal dan pergantian tahun 2016 untuk mewujudkan ketertiban masyarakat. Selain itu menindaklanjuti keresahan masyarakat atas aktivitas rumah kos. “Kegiatan ini kami laksanakan berdasarkan laporan dari masyarakat sekitar. Merasa resah karena banyaknya pasangan diluar nikah yang sering keluar masuk kos-kosan,” ungkapnya.

Selain 2 pasangan diatas, petugas juga menemukan warga Kecamatan Bancar yang tidak membawa kartu identitas. Mereka dibawa ke Mapolsek untuk didata dan dilakukan pembinaan.

Sedangkan pasangan dibawah umur yang diketahui hamil, Polisi akan memanggil kedua orang tuanya. “Seluruhnya kami data dan kami lakukan pembinaan di Polsek. Sedangkan salah satu pasangan yang terbukti sudah hamil itu akan kita panggil orang tuanya untuk kemudian kami nikahkan,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author