Published On: Rab, Sep 21st, 2016

Rawan Longsor, Pemdes Tanggulangin Bangun TPT

seputartuban.com, MONTONG –  Karena kondisi rawan longsor, Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggulangin, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, memprioritaskan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT). Proyek tersebut sesuai hasil Musyawarah Desa (Musdes) yang sangat dibutuhkan masyarakat yang didanai dari Dana Desa (DD).

SANGAT BERMANFAAT : Kondisi bangunan tembok penahan tanah (TPT) yang usai dibangun oleh Pemdes Tanggulangin sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan pengguna jalan

Hal itu dilakukan sebagai upaya nyata untuk menyetabilkan kontur tanah diwilayah setempat. Mengingat letak wilayah desa itu merupakan kawasan perbukitan. Sehingga sangat diperlukan penanganan khusus dan prioritas program demi kebaikan masyarakat.

Kepala Desa Tanggulangin, Budiyono menjelaskan bahwa pembangunan dan pengerjaan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat. Mengingat beberapa kawasan jalan poros desa merupakan wilayah rawan longsor. Selain membahayakan masyarakat setempat juga pengguna jalan secara umum yang melintas.

“Sepanjang jalan Poros desa serta beberapa titik jalan lingkungan sudah dilakukan pengerjaan pengerasan jalan. Jika tidak didukung dengan Tembok Penahan Tanah, kami khawati jalan itu akan longsor sebelum dilakukan peningkatan jalan,” terangnya. Selasa (20/9/2016) siang.

Prioritas pengerjaan TPT tersebut sudah dilaksanakan dan dikerjakan di wilayah Dusun Tawing serta Dusun Guyangan sejak minggu awal bulan Juni. Dengan membutuhkan waktu pengerjaan selama 2 bulan.

Bangunan tersebut memiliki fungsi menahan tanah agar tidak bergerak sehingga membuat lapisan aspal menjadi pecah tersebut. Dikerjakan dengan panjang mencapai panjang 100 meter, dengan tinggi rata rata mencapai 1,25 Meter hingga 1,70 Meter. “Seluruh aktifitas pengerjanya melibatkan masyarakat sekitar, dan tidak ada satupun masyarakat dari luar desa. Hal ini bertujuan untuk membantu meningkatkan tingkat perekonomian warga juga,” lanjutnya.

Selain pengerjaan TPT, hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes), masyarakat menghendaki agar dibangun saluran drainase. Karena bangunan saluran yang sudah ada saat ini hampir seluruhnya rusak parah. Sehingga, direalisasikan pembangunan saluran yang dimaksud. Yakni di wilayah Dusun Tawing serta Dusun Krajan yang dijadikan lokasi bangunanya.

Didua dusun itu pembangunan saluran sudah dilaksanakan sejak minggu awal bulan Juni dan selesai pada pertengahan bulan Agustus. Dengan panjang mencapai 350 Meter, Lebar 30 Cm, serta tinggi 30 Cm. “Untuk program pemberdayaan masyarakat akan kami maksimalkan tahun depan,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author