Published On: Kam, Jun 19th, 2014

Ramadhan Sebentar Lagi Kredit Masih Stabil

HERI PUJIONO: Pengajuan berkas pinjaman per harinya tak menentu. Fakta ini sebagai cerminan ekonomi masyarakat Tuban yang sudah cukup baik.

HERI PUJIONO: Pengajuan berkas pinjaman per harinya tak menentu. Fakta ini sebagai cerminan ekonomi masyarakat Tuban yang sudah cukup baik.

seputartuban.com–Logika awam, transaksi kredit yang dilakukan masyarakat dengan institusi perbankan, selalu berbanding lurus dengan tingkat kehidupan ekonomi publik itu, secara sederhana juga terjadi di Kota Tuban.

Momen jelang ramadhan seperti saat ini misalnya. Tidak ada yang terlalu signifikan terkait pengajuan pinjaman jelang puasa puasa. Salah satunya seperti yang terjadi di BPR UMKM Jawa Timur Cabang Tuban. Masih stabil dan belum menunjukkan peningkatan.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan pada paroh puasa nanti akan meningkat seiring kebutuhan di tengah masyarakat.

Kepala BPR UMKM cabang Tuban, Heri Pujiono, menjelaskan pengajuan berkas pinjaman per harinya tak menentu. Fakta ini sebagai cerminan ekonomi masyarakat Tuban yang sudah cukup baik. Hal itulah yang kemudian menjadi alasan belum meningkatnya pengajuan pinjaman di BPR yang ia pimpin.

Menurut Heri, dalam sehari perputaran uang yang dikelola senilai Rp 1,3 miliar. Hanya saja, sampai jelang ramadhan ini dianggap masih standar dan belum menunjukkan grafik yang signifikan.

“Sampai hari ini rata-rata perhari sekitar 5-8 pemohon untuk di Tuban kota saja. Pinjaman tersebut tidak semuanya direalisasikan, tergantung survei dan juga persetujuan agunan oleh pihak bank,” terang pengkoleksi pusaka keris ini.

Dia menjelaskan, masyarakat sekarang sudah cerdas. Yakni, masyarakat secara mayoritas sudah memiliki tabungan. Dan ketika nanti diperlukan, khususnya kebutuhan hari raya idul fitri, maka masyarakat akan memanfaatkan tabungan tersebut.

Hal serupa juga terjadi di KJKS BMT Bus Cabang Tuban. Menjelang puasa belum menunjukkan ada peningkatan pinjaman. Menurut salah satu karyawan, Nasriatin, peningkatan akan mulai terasa ketika H-7 lebaran.

“Kalau transaksi sudah mulai ramai, seperti menabung maupun pengambilan tabungan serta banyaknya deposito sambut hari raya dengan jangka waktu 3–6 bulan. Kalau untuk deposito tersebut memang jauh hari sebelumnya memang sudah mulai terasa,” jelas wanita berwajah manis ini. AMIN

Facebook Comments

About the Author