Published On: Rab, Des 25th, 2013

Puluhan Petani Demo Tolak Impor Jagung

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com РPuluhan Petani yang tergabung dalam Petani Tuban Korban Impor (PTKI) melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Tuban dan Pemkab Tuban, Selasa (24/12/2013). Mereka  menolak kebijakan impor jagung oleh pemerintah, karena akan menyengsarakan rakyat.

Demo Petani Tuban

PROTES : Petani saat menggelar unjuk rasa di DPRD Tuban

Puluhan petani tersebut mendatangi DPRD Tuban dengan mengendarai kendaraan mobil bak terbuka. Mereka melakukan orasi didepan Gedung DPRD Tuban dan membentangkan sepanduk yang pertuliskan tuntutan agar pemerintah menghentikan impor jagung karena membuat petani menderita.

Kordinator Aksi, Agus Arsana (26), saat dikonfirmasi mengatakan, melalui pihak-pihak terkait di Kabupaten Tuban agar menyampaikan penolakan. Atas kebijakan Menteri Pertanian yang mengimpor jagung. Pasalnya akan berdampak menurunya harga jagung lokal (petani). “Kalau harga jagung lokal Rp. 2.800, sedangkan harga jagung impor mencapai Rp. 3.400. Kita berharap harga jagung lokal disamakan dengan harga jagung impor,” ujarnya.

Agus menegaskan, jika tuntutan ini tidak dipenuhi pemerintah pusat, mereka akan melakukan penghadangan di pelabuhan Tangjung Perak Surabaya. Selain itu juga mendesak, proses impor jagung ini juga diselidiki aparat penegak hukum. “Apabila tuntutan kita tidak direspon maka kita akan mendatangi Tanjung Perak Surabaya menghadang kedatangan jagung impor,” ungkapnya.

Saat di DPRD Tuban, peserta aksi ditemui salah satu wakil rakyat, Sunoto. Dia berjanji akan menyampaikan tuntutan penolakan impor jagung tersebut kepada Ketua DPRD Tuban. “Kami akan menampung semua aspirasi kalian, dan akan kami sampaikan kepada Ketua, dan juga akan kita perjuangkan nasib para petani,” janji Sunoto.

Usai aksi di DPRD Tuban, massa menuju Kantor Bupati Tuban. Usai berorasi, mereka ditemui Sekretaris Daerah Pemkab Tuban, Heri Sisworo. Kepada massa, Sekda berjanji akan menyampaikan tuntutan massa kepada Bupati Tuban. “Aspirasi dari para pengunjuk rasa sangat bagus, karena memperjuangkan nasib para petani. Nanti akan kita lakukan kordinasi dengan instansi terkait. Dan saya meminta supaya Dinas Pertanian melakukan pengawasan dan peningkatan hasil pertanian,” tegasnya. (lis)

Facebook Comments

About the Author